Debut Menggembirakan Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand
Veda Ega Pratama, seorang pembalap muda asal Indonesia, mencuri perhatian dunia balap motor dengan debut luar biasa di Moto3 Thailand 2026. Ia berhasil finis di posisi kelima, sebuah pencapaian yang dianggap sebagai awal yang menjanjikan bagi kariernya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas 2025
Kesuksesannya di Sirkuit Buriram mendapat pengakuan luas, bahkan media internasional memberikan label 'roket' kepada Veda, menandakan potensi besar yang dimilikinya sebagai pembalap masa depan.
Di Sirkuit Buriram, Veda Ega Pratama memperlihatkan kebolehannya dengan catatan waktu 32 menit 23,873 detik. Ia hanya terpaut 9,687 detik dari pemenang balapan, David Almansa.
Meskipun baru pertama kali berkompetisi di tingkat ini, Veda menunjukkan ketenangan dan kematangan yang mengesankan. Ia berhasil bersaing dengan pembalap berpengalaman lainnya.
Penampilan Veda yang konsisten selama sesi latihan menunjukkan bahwa dirinya siap bersaing di pentas internasional. Banyak yang percaya bahwa Veda memiliki masa depan cerah di dunia balap.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Dukungan Performanya
Media Jerman, Speedweek, memberikan ulasan positif terhadap kinerja Veda, menyebutnya 'roket Moto3'. Pujian ini mencerminkan betapa baiknya ia mengikuti ritme balapan.
Speedweek mencatat, 'Di Grand Prix Thailand, bintang muda Honda kembali menunjukkan tajinya.' Veda tidak hanya mampu menempel ketat barisan depan, tetapi juga berhasil meraih posisi ketiga pada lap keenam.
Pujian ini menunjukkan bahwa Veda bukan sekadar rookie biasa, melainkan pembalap yang mampu bersaing di level tertinggi dan menarik perhatian banyak pihak.
Dengan hasil positif di Thailand, Veda kini bersiap untuk mengikuti balapan berikutnya di Moto3 Brasil yang akan berlangsung di Autodromo Internacional de Goiania pada 20-22 Maret 2026. Hal ini memberikan motivasi tambahan bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut.
Keberhasilannya mengungguli rekan setim, Zen Mitani, serta hasil yang lebih baik dibandingkan pembalap lain, membuktikan bahwa Veda memiliki kemampuan bersaing di level ini.
Persiapan intensif jelang balapan Brasil diharapkan dapat lebih mengasah kemampuan Veda, sehingga ia bisa meraih hasil yang lebih baik lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: