Pembalap muda Awhin Sanjaya dari Sulawesi Selatan telah meninggal dunia akibat kecelakaan mengerikan saat mengikuti Grand Final Sumatera Cup Prix 2025 di Zabaq National Circuit, Jambi.
Baca juga: Dominik Szoboszlai Jadi Pahlawan Liverpool Lewat Tendangan Bebas Gemilang
Insiden tragis ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB dan saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kejadian tersebut.
Detail Kecelakaan dan Respons Tim Medis
Awhin Sanjaya, anggota PPJ74 Racing Team, terlibat dalam insiden yang merenggut nyawanya saat berlomba. Menurut laporan dari Kapolres Tanjungjabung Timur, AKBP Wijaksono, insiden terjadi ketika Awhin mengalami benturan keras di kepala, menyebabkan pendarahan parah.
Tim medis yang segera hadir memberikan pertolongan pertama di lokasi, namun sayangnya nyawa Awhin tidak dapat diselamatkan. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Manap di Kota Jambi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kecelakaan ini sekali lagi menyoroti pentingnya keselamatan dalam olahraga balap, terutama dengan banyaknya kompleksitas yang berkaitan, termasuk kondisi lintasan dan karakteristik kendaraan yang digunakan.
Baca juga: Kemenangan Perdana Emil Audero di Serie A Bersama Cremonese
Investigasi oleh Pihak Kepolisian
Polres Tanjung Jabung Timur telah membentuk tim penyelidikan untuk mencari tahu penyebab sebenarnya dari kecelakaan ini. Proses investigasi melibatkan pengumpulan keterangan dari saksi mata, rekaman video, serta pemeriksaan teknis kendaraan dan kondisi lintasan balap.
AKBP Wijaksono mengungkapkan, 'Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi, rekaman video, serta melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan dan lintasan.' Tindakan ini bertujuan memberikan kejelasan terkait kronologi kejadian.
Penyelidikan ini juga mencakup pemeriksaan terhadap panitia penyelenggara untuk memahami lebih detail tentang faktor-faktor yang mungkin berkontribusi pada insiden tersebut.
Duka dan Belasungkawa dari Komunitas Balap
Kepergian Awhin Sanjaya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sejawatnya dan kalangan pembalap. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, baik ofisial maupun masyarakat olahraga di Jambi dan Sulawesi Selatan.
Salah satu perwakilan dari tim Awhin mengungkapkan, 'Awhin adalah sosok yang berdedikasi dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim serta pecinta balap di Sumatera.'
Sekretaris Pengprov IMI Jambi, Hary Kurniady, juga mengekspresikan rasa duka cita mendalam atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa kronologi lengkap tentang kecelakaan akan diumumkan oleh panitia pelaksana setelah investigasi selesai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: