jagoansport.com – Janice Tjen, petenis asal Indonesia, harus mengakhiri perjalanan di US Open 2025 setelah mengalami kekalahan di babak kedua melawan Emma Raducanu.
Pertandingan tersebut berlangsung di Louis Armstrong Stadium dengan skor 2-6, 1-6 dalam waktu satu jam.
Pertandingan dimulai dengan Raducanu menunjukkan dominasi yang jelas sejak set pertama. Ia berhasil memimpin dengan 3-0 setelah mematahkan servis Janice di gim kedua dan mengamankan poin dari break point di gim ketiga.
Kedua petenis kemudian saling mengamankan servis di empat gim berikutnya, tetapi Raducanu kembali mematahkan servis Tjen di gim kedelapan. Set pertama pun ditutup dengan skor 6-2 setelah berlangsung selama 31 menit.
Di set kedua, Raducanu tidak memberikan peluang kepada Tjen. Ia sudah unggul 5-0 hanya dalam waktu kurang dari 25 menit dengan dua kali mematahkan servis Tjen pada gim kedua dan keempat.
Janice sempat mendapatkan satu poin pada gim keenam setelah tertinggal 0-5, dengan skornya kini menjadi 1-5. Namun, Raducanu dengan cepat merespon kembali dan mengamankan kemenangan di gim ketujuh dengan skor 6-1.
Servis Janice pada kedudukan 40-30 tidak dapat dikembalikan dengan baik oleh lawannya, sehingga Raducanu berhasil menutup pertandingan dan melaju ke babak berikutnya.
Kekalahan ini membuat Janice harus mengakhiri kiprahnya di grand slam US Open 2025, mencatat sejarah yang sama dengan pendahulunya seperti Yayuk Basuki dan Wynne Prakusya.
Dengan capaian hingga ronda kedua, Janice menunjukkan bahwa ia adalah salah satu petenis yang patut diperhitungkan di kancah internasional. Meskipun tidak melangkah lebih jauh, prestasinya sebanding dengan nama-nama besar di dunia tenis.
Pemain seperti Angelique Widjaja juga pernah mengalami hal serupa, menandakan bahwa perjalanan Janice masih panjang dan penuh harapan untuk prestasi yang lebih baik di turnamen mendatang.
Semangat dan kerja kerasnya menjadi catatan penting dalam majunya tenis Indonesia di pentas dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: