BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 14:38 WIB

Keputusan Indonesia Larang Atlet Israel Masuk di Kejuaraan Dunia Senam 2025

Keputusan Indonesia Larang Atlet Israel Masuk di Kejuaraan Dunia Senam 2025Keputusan Indonesia Larang Atlet Israel Masuk di Kejuaraan Dunia Senam 2025

Atlet senam Israel, Artem Dolgopyat, tidak bisa ikut dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta yang berlangsung pada 19-25 Oktober mendatang.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Bidik Kiper Baru Sebelum Bursa Transfer Tutup

Federasi Senam Israel mengungkapkan bahwa mereka belum menerima pemberitahuan resmi tentang larangan masuk untuk atlet mereka.

Status Keikutsertaan Atlet Senam Israel

Federasi Senam Israel terus berusaha agar atlet-atletnya dapat berkompetisi di ajang tersebut. Mereka menyatakan, "Hingga saat ini, federasi belum menerima pemberitahuan resmi dari penyelenggara kompetisi maupun dari FIG. Kami sedang menghubungi semua pihak terkait," dan berharap Artem Dolgopyat sebagai juara Olimpiade bisa berpartisipasi.

Dari enam atlet yang dijadwalkan tampil, termasuk Eyal Indig, Ron Pyatov, Lihie Raz, Roni Shamay, dan Yali Shoshani, pengurus federasi menyatakan telah menerima dukungan dari Kementerian Olahraga dan Komite Olimpiade.

Keberadaan dukungan ini sangat penting dalam menghadapi situasi yang menghalangi kehadiran atlet mereka di kejuaraan bergengsi ini.

Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Kalah dari Australia di Semifinal Piala AFF

Dukungan Federasi Senam Internasional

Ketua Umum PB Persani, Ita Yuliati Irawan, menekankan bahwa FIG mendukung Indonesia dalam keputusan menolak kehadiran atlet Israel. Dalam keterangannya, Ita menyebutkan, "FIG hari ini sudah menyatakan secara resmi melalui telepon kepada saya pagi ini. Mereka mendukung keputusan yang sudah diambil Pemerintah Indonesia.

Ita juga mengungkapkan bahwa Indonesia telah menginformasikan posisi jelas mengenai ketidakadaan hubungan diplomatik dengan Israel sejak awal ditunjuk sebagai tuan rumah. "Ketika Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, kami sudah memberi peringatan kepada FIG soal posisi Indonesia terhadap Israel," jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan kepatuhan Indonesia terhadap kebijakan luar negeri dan komitmen menegakkan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.

Pernyataan dari Pejabat Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, juga menegaskan bahwa visa untuk atlet Israel tidak akan diberikan. Pernyataan ini mencerminkan sikap tegas pemerintah mengenai hubungan diplomatik dengan negara tersebut.

Keputusan tersebut berimplikasi besar bagi partisipasi atlet Israel dalam kejuaraan bergengsi ini dan menjadi sorotan di kalangan komunitas olahraga internasional. "Kami akan berpegang pada kebijakan yang sudah ada," tambah Yusril.

Isu ini tentunya menjadi bagian penting dalam diskusi yang lebih luas mengenai hubungan internasional dan dampak politik terhadap dunia olahraga.

Baca juga: Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keputusan Indonesia Larang Atlet Israel Masuk di Kejuaraan Dunia Senam 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!