FIFA Kenalkan Kartu VAR di Piala Dunia U-20 2025
FIFA baru saja memperkenalkan inovasi Kartu VAR dalam rangka Piala Dunia U-20 2025 yang akan digelar di Chile. Kartu ini dirancang untuk meningkatkan keadilan dalam pengambilan keputusan selama pertandingan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Kartu VAR atau Video Support Card ini memberikan opsi bagi pelatih untuk menantang keputusan wasit yang dianggap tidak adil bagi tim mereka.
Kartu VAR diperkenalkan untuk memberikan opsi tantangan bagi pelatih dalam setiap pertandingan. Setiap tim akan mendapatkan dua kartu VAR berwarna ungu dan biru yang hanya bisa digunakan oleh pelatih atau staf pelatih senior yang ditunjuk.
Tim memiliki dua kesempatan untuk melakukan tantangan; satu kartu akan hangus jika tantangan tidak berhasil, tetapi tetap utuh jika keputusan wasit diubah. Ini memberikan lapisan baru dalam manajemen keputusan di lapangan.
Penggunaan kartu ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan yang mengakibatkan kerugian bagi tim. Inovasi ini menunjukkan komitmen FIFA untuk terus meningkatkan kualitas dan keadilan dalam setiap pertandingan.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Pelatih yang ingin mengajukan tantangan harus memutar jari di udara dan menyerahkan kartu kepada ofisial keempat di sisi lapangan. Proses ini akan memudahkan wasit dalam merespons permohonan tantangan.
Penggunaan kartu VAR telah diujicobakan dalam laga semifinal antara Maroko dan Prancis. Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menggunakan kartu ungu setelah klaim penalti timnya diabaikan oleh wasit.
Meskipun telah mengajukan tantangan, keputusan wasit tidak berubah setelah review di monitor, menunjukkan tantangan ini memiliki batasan dalam konteks pengambilan keputusan akhir.
Setelah peluncuran kartu ini, reaksi publik cukup beragam. Sebagian orang percaya bahwa sistem ini bisa mempercepat permainan, sementara lainnya khawatir ini akan menghambat ritme pertandingan.
Kekhawatiran muncul dari suporter yang berpendapat tim yang tertinggal bisa menyalahgunakan sistem ini untuk memperlambat tempo permainan di akhir waktu.
FIFA juga berencana untuk menerapkan Kartu VAR di Piala Dunia U-17 baik putra maupun putri, sambil menguji coba sistem ini di liga-liga dengan penggunaan kamera terbatas.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal Untuk Pemula yang Ingin Sehat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: