John Terry Sampaikan Kekecewaan karena Belum Jadi Pelatih
Mantan kapten Chelsea, John Terry, mengungkapkan kekecewaannya karena belum mendapatkan kesempatan untuk melatih, meskipun banyak rekannya yang sudah meraih sukses sebagai manajer. Di usia 44 tahun, impiannya untuk melatih klub yang dicintainya terasa semakin sulit terwujud.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Terry, yang pernah menjadi asisten pelatih di Aston Villa, kini masih mencari pos manajer setelah meninggalkan klub tersebut. Walaupun telah memiliki pengalaman berharga, pencarian Terry belum membuahkan hasil yang diharapkan.
John Terry dikenal sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah Chelsea dan tim nasional Inggris. Selama kariernya, ia berhasil menyumbangkan 17 trofi untuk Chelsea dan menutup karier bermainnya di Aston Villa.
Keberhasilan di lapangan ini seharusnya menjadi modal yang kuat bagi Terry untuk melangkah ke dunia kepelatihan. Namun, meski telah memiliki latar belakang yang mumpuni, Terry kini merasa kesulitan untuk mendapatkan posisi pelatih.
Baca juga: Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua US Open 2025
Setelah pensiun, Terry beralih ke dunia kepelatihan dengan bergabung sebagai asisten pelatih di Aston Villa di bawah kendali Dean Smith. Bersama Smith, mereka berhasil membawa Aston Villa promosi ke Premier League dan mempertahankan posisi mereka di liga tersebut.
Walaupun demikian, setelah meninggalkan Villa pada musim panas 2021, pencarian Terry untuk posisi manajer menjadi tidak membuahkan hasil. Terlebih, meski ada tawaran dari beberapa klub, semua itu tidak berujung pada kesepakatan yang diharapkan.
Dalam sebuah wawancara, Terry menyerahkan ungkapan kekecewaannya, 'Saya tidak tahu apakah impian itu akan terjadi. Itu satu-satunya mimpi terakhir saya di Chelsea.' Harapan beliau untuk kembali ke Chelsea sebagai pelatih sangat kuat, namun kenyataan tak selamanya sejalan.
Meski masih menginginkan peluang untuk melatih, Terry merasakan tantangan yang pelik. 'Namun, ketika orang mengatakan saya kurang pengalaman, sulit untuk dipahami,' ungkapnya, menandakan bahwa dirinya merasa terhambat oleh pandangan orang lain.
Baca juga: Olahraga Pagi: Cara Menyenangkan untuk Memulai Akhir Pekan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: