Onic Raih Gelar Juara MPL ID S16, Kembali Ukir Sejarah di Mobile Legends
Kompetisi Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) S16 resmi berakhir, dengan Onic membawa pulang gelar juara untuk kedelapan kalinya.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Di grand final yang berlangsung pada 2 November 2025, Onic berhasil mengalahkan Alter Ego Esports dengan skor 4-1, menunjukkan performa yang mengesankan.
Grand final MPL ID S16 diadakan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK2, pada pukul 17.30 WIB. Pertandingan ini menarik perhatian banyak penggemar yang menyaksikan langsung duel antara dua tim terbaik di Indonesia.
Onic menunjukkan permainan dominan yang tak terbantahkan selama pertandingan, meraih kemenangan penting yang menambah koleksi trofi mereka menjadi delapan. Sejak berdirinya MPL, Onic telah mencetak kemenangan di berbagai musim, termasuk MPL ID S3, S8, S10, S11, S12, S13, S15, dan sekarang S16.
Kemenangan Onic juga menjadi penanda kesuksesan mereka dengan strategi terencana dan kerjasama tim yang solid. Hal ini terlihat jelas dari cara mereka mengendalikan setiap pertandingan sepanjang musim.
Baca juga: Real Madrid dan Manchester City Kembali Bertemu di Liga Champions
Dengan kemenangan ini, Onic tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga hadiah terbesar dari total hadiah senilai Rp 4,8 miliar. Status Onic terus diperkuat sebagai salah satu tim tersukses dalam sejarah MPL.
Menariknya, gelar juara ini tidak hanya menawarkan kebanggaan, tetapi juga tiket untuk berpartisipasi dalam M7 World Championship yang akan datang. Alter Ego Esports, sebagai finalis, juga mendapatkan kesempatan emas yang sama untuk mengikuti kejuaraan dunia.
Kedua tim diharapkan akan bersaing ketat di M7, membawa pengalaman dari MPL ID S16 sebagai modal berharga untuk meraih prestasi lebih di kancah internasional.
Alter Ego Esports, meski tidak berhasil meraih juara, memegang pengalaman berharga setelah menjadi perwakilan Indonesia di M6 sebelumnya dan menghadapi tim asal Filipina, Bren Esports, di semifinal. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-2, memberikan pelajaran penting bagi mereka.
Kegagalan di M6 menciptakan dorongan baru bagi Alter Ego untuk memperbaiki strategi mereka. Mereka bersiap secara serius untuk menyuguhkan performa terbaik di M7 World Championship yang dijadwalkan dimulai dengan tahap wild card pada 3 hingga 6 Januari 2025.
Dari pembelajaran masa lalu, Alter Ego optimis dan siap untuk menggebrak di arena internasional, berharap bisa membawa pulang prestasi yang lebih baik kali ini.
Baca juga: Kemenangan Perdana Emil Audero di Serie A Bersama Cremonese
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: