Kontroversi Gol Anulir Van Dijk di Pertandingan Liverpool vs Manchester City
Keputusan wasit Chris Kavanagh yang menganulir gol Virgil van Dijk dalam pertandingan Liverpool kontra Manchester City pada 9 November 2025 menuai banyak kritik dari berbagai kalangan.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Gol yang seharusnya menyamakan kedudukan itu dibatalkan karena dinilai adanya interferensi dari Andy Robertson, yang mengundang tanda tanya besar di kalangan pengamat sepak bola.
Pertandingan antara Liverpool dan Manchester City berlangsung di Etihad Stadium pada malam minggu yang lalu. Dalam laga tersebut, Virgil van Dijk hampir mencetak gol untuk menyamakan kedudukan setelah Liverpool tertinggal lebih dulu.
Tandukan dari Van Dijk yang berasal dari situasi sepak pojok mengarah ke gawang, namun wasit Kavanagh membuat keputusan yang mengejutkan dengan menganulir gol tersebut.
Keputusan ini tidak hanya mengejutkan para pemain di lapangan, tapi juga para penonton yang menyaksikan langsung di stadion maupun melalui layar kaca.
Baca juga: Rumor Transfer Thom Haye ke Persib Bandung Semakin Menguat
Setelah gol tercipta, wasit Kavanagh memutuskan untuk memeriksa situasi tersebut menggunakan video asisten wasit (VAR). Dalam pemeriksaannya, terungkap bahwa Andy Robertson berada di jalur bola saat tandukan Van Dijk terjadi.
Walaupun Robertson tidak menutup pandangan Gianluigi Donnarumma, kiper Manchester City, wasit beranggapan gerakan Robertson cukup untuk mengganggu. Hal ini menimbulkan perdebatan tentang bagaimana seharusnya aturannya diterapkan.
Kritik mulai berdatangan terkait interpretasi aturan offside yang seringkali dianggap membingungkan dan tidak konsisten dalam implementasinya di lapangan.
Mantan superstar sepak bola Wayne Rooney mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap keputusan tersebut. Ia mengatakan, "Saya tidak merasa Andy Robertson membuat sergapan Donnarumma tertunda. Si kiper City itu bisa melihat bola sepanjang jalurnya, jadi menurut saya itu keputusan yang keliru," saat berkomentar di BBC.
Senada dengan Rooney, Dion Dublin juga menilai bahwa Donnarumma seharusnya mampu mengantisipasi situasi tersebut tanpa adanya gangguan yang berarti. Kritik ini menunjukkan ketidakpuasan yang meluas di kalangan mantan pemain dan pengamat sepak bola.
Sebagian penggemar juga menunjukkan protes mereka di media sosial, menuntut agar pengaturan VAR ditinjau kembali untuk memastikan keakuratan dalam mengambil keputusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: