Pep Guardiola Minta Maaf Usai Aksi Emosional di Laga Melawan Newcastle
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, telah meminta maaf atas aksi emosional yang ditunjukkannya setelah pertandingan melawan Newcastle United pada 22 Oktober 2025.
Baca juga: Tips Mencegah Cedera Saat Berolahraga
Guardiola merasa malu dan menyadari bahwa tindakannya setelah kekalahan tersebut tidak pantas, terutama mengingat situasi yang dihadapinya.
Kekalahan Manchester City di St James Park membuat mereka melorot ke posisi ketiga di klasemen Liga Inggris dengan 22 poin. Penampilan City kali ini jauh dari harapan, apalagi ketika menghadapi tim promosi yang seharusnya dapat ditaklukkan.
Gol pertama Newcastle yang dicetak oleh Harvey Barnes juga menjadi sorotan karena dianggap kontroversial. Guardiola merasa timnya dirugikan oleh keputusan wasit yang tidak menganggap adanya pelanggaran sebelum gol kedua Newcastle.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Semifinal Piala AFF U16 Wanita 2025
Usai pertandingan, Pep Guardiola tidak bisa menahan emosinya. Dalam momen tersebut, ia terlibat argumen dengan kapten Newcastle, Bruno Guimarães, dan juga memarahi wasit atas keputusan yang dianggap merugikan timnya.
Kemarahan Guardiola bahkan meluas hingga mengenai seorang kameramen televisi yang sedang merekam momen pasca pertandingan. Tindakan tersebut semakin memperburuk suasana hati Guardiola, yang sudah dalam keadaan tertekan.
Setelah merenungkan tindakannya, Guardiola akhirnya menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka. Ia mengkritik dirinya sendiri sambil menyatakan, 'Saya merasa malu, hina ketika melihatnya. Saya tidak menyukainya.'
Guardiola juga menegaskan bahwa ia tidak bermaksud melakukan tindakan tersebut, melainkan hanya ingin membela timnya. 'Setelah 1.000 pertandingan, saya bukanlah orang yang sempurna, saya membuat kesalahan besar,' ujarnya.
Baca juga: Kuwait Batalkan Laga Uji Coba Melawan Timnas Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: