Pangeran Arab Saudi Ajukan Tawaran Fantastis untuk FC Barcelona, Namun Ditolak
Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman menawarkan 10 miliar Euro untuk mengakuisisi FC Barcelona, namun klub menegaskan bahwa tawaran tersebut tidak akan dipertimbangkan.
Baca juga: Olahraga sebagai Sarana Self-Care: Manfaat untuk Kesehatan Mental
Hal ini disampaikan oleh pihak klub, khususnya mantan presiden Joan Gaspart, yang menekankan bahwa keputusan kepemilikan bukan sekadar soal uang.
Beberapa waktu lalu, kabar mengejutkan muncul dari Pangeran Mohammed bin Salman yang berencana mengakuisisi FC Barcelona melalui Public Investment Fund (PIF).
Tawaran senilai 10 miliar Euro tersebut tidak hanya mencakup pembelian klub, tetapi juga komitmen untuk melunasi utang klub yang mencapai 2,5 miliar Euro.
Ketertarikan Pangeran Arab Saudi ini menunjukkan niat serius untuk berinvestasi di salah satu klub sepak bola terkemuka dunia, meskipun banyak pihak yang skeptis mengenai realisasi tawaran tersebut.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Eliano Reijnders untuk Super League 2025-2026
Joan Gaspart, yang pernah menjabat sebagai presiden Barcelona, memberikan pandangan optimis tentang masa depan klub. Ia mengingatkan bahwa kepemilikan klub adalah hak para anggota.
"Barcelona dimiliki oleh sekitar 150.000 anggota, dan menjual klub adalah sesuatu yang tidak akan diterima oleh para pemiliknya," jelas Gaspart.
Ia menegaskan bahwa bagian terpenting dari Barcelona bukanlah nilai finansialnya, melainkan tradisi dan nilai-nilai yang telah terjaga selama ini.
Sejak 2023, minat Pangeran Mohammed bin Salman terhadap Barcelona telah muncul. Dalam beberapa tahun terakhir, PIF berhasil menerapkan strategi yang menguntungkan di Newcastle United.
Antusiasme tim untuk mengoptimalkan divisi komersial klub maupun mendukung aktivitas transfer pemain menjadi fokus utama, meski pemilik baru belum pasti akan hadir.
Setelah pemilihan presiden baru pada Maret 2026, terdapat harapan baru apakah Barcelona akan bersedia membuka diri terhadap investasi luar atau tetap pada prinsip yang ada.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: