BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 12:21 WIB

KOI Beri Penjelasan Terkait Isu Intimidasi Atlet Kickboxing di SEA Games 2025

KOI Beri Penjelasan Terkait Isu Intimidasi Atlet Kickboxing di SEA Games 2025KOI Beri Penjelasan Terkait Isu Intimidasi Atlet Kickboxing di SEA Games 2025

Isu dugaan intimidasi terhadap atlet kickboxing Indonesia kembali mengemuka setelah SEA Games 2025 di Thailand yang berakhir pada 20 Desember 2025.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Atlet Andi Mesyara Jerni mengaku mendapat tekanan dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait unggahan di media sosialnya.

Ketua Umum KOI Tanggapi Tuduhan Intimidasi

Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, memberikan pernyataan tegas menanggapi tuduhan intimidasi tersebut, menekankan komitmen KOI untuk memperjuangkan hak-hak atlet. "Saya tegaskan tidak ada intimidasi. KOI justru berjuang agar atlet tetap mendapatkan haknya, mendapatkan kembali kehormatannya, berdiri di podium, dan dikalungkan medali," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta.

Okto juga mengajak Jerni untuk berdialog langsung dengan KOI guna menjelaskan masalah ini secara transparan. Langkah ini menunjukkan niat KOI untuk membuka komunikasi tanpa menciptakan kesalahpahaman lebih lanjut.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Regulasi dan Etika Olahraga

Selanjutnya, KOI menjelaskan bahwa permintaan untuk menghapus unggahan Jerni berhubungan dengan regulasi WAKO (World Association of Kickboxing Organizations) mengenai etika atlet. Ini menjadi bagian dari upaya menjaga citra dan integritas atlet di arena internasional.

Sekretaris Jenderal KOI, Wijaya Noeradi, menuturkan bahwa komunikasi antara Jerni dan Krisna Bayu, mantan atlet judo nasional, tidaklah mengandung unsur intimidasi. "Ini sebenarnya niat baik Krisna Bayu. Sebagai mantan atlet, beliau paham betul momen pertama kali meraih medali itu sangat berkesan," jelas Wijaya.

Pentingnya Mematuhi Aturan

Krisna Bayu juga menekankan bahwa semua tindakan yang diambil sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia mengajak pihak-pihak yang meragukan integritas komite untuk memahami regulasi agar tidak terperangkap dalam tuduhan yang tidak berdasar.

Keberadaan regulasi ini sangat penting dalam menjaga standar etika yang tinggi di olahraga internasional, serta membantu atlet untuk tetap fokus pada kompetisi tanpa gangguan dari faktor eksternal.

Baca juga: Zumba: Olahraga Seru atau Hiburan Belaka?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

KOI Beri Penjelasan Terkait Isu Intimidasi Atlet Kickboxing di SEA Games 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!