Tragedi Kapal di Labuan Bajo: Pelatih Valencia dan Anak-anaknya Tenggelam
Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Putri klub Valencia, bersama ketiga anaknya dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo pada Jumat malam, 26 Desember 2025.
Baca juga: Drawing Liga Champions 2025-2026 Siap Digelar di Monako
Kecelakaan tragis ini terjadi di Selat Padar, dan semua korban diketahui merupakan keluarga asal Spanyol.
Kapal KM Putri Sakinah, yang mengangkut sebelas penumpang, mengalami masalah saat berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Kapal berangkat sekitar pukul 20.00 Wita dan mengalami kerusakan mesin sekitar setengah jam kemudian, yang berujung pada tenggelamnya kapal di tengah gelombang tinggi.
Stephanus Risdiyanto, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat itu sangat tidak mendukung: 'Musim gelombang laut dalam keadaan tinggi, lebih dari dua meter, berkontribusi pada terbaliknya kapal tersebut.'
Setelah menerima laporan, tim pencarian segera dikerahkan, melibatkan Basarnas, TNI AL, dan instansi terkait lainnya. Upaya ini bertujuan untuk menemukan penumpang yang hilang di tengah laut.
Baca juga: Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari Grimsby Town di Piala Liga Inggris
Dari sebelas penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk dua wisatawan Spanyol, empat awak kapal, dan satu pemandu wisata. Keberhasilan ini meliputi evakuasi ke Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.
Sebaliknya, Fernando Martin Carreras dan ketiga anaknya dinyatakan hilang setelah pencarian berlangsung. Setelah beberapa saat, mereka ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kolega.
Kehilangan ini dirasakan sangat berat terutama oleh komunitas olahraga di Spanyol, mengingat posisi Martin Carreras sebagai pelatih yang dikenal.
Komunitas sepak bola internasional memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), LaLiga, serta banyak klub di Spanyol menyatakan rasa duka cita mereka atas kejadian ini.
Klub Valencia melakukan aksi hening cipta selama satu menit untuk menghormati korban. Dalam pernyataan resmi, klub menegaskan, 'Di masa sulit ini bagi semua pihak, klub ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF.'
Tak hanya Valencia, klub-klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona juga memberikan ucapan duka dan dukungan, menunjukkan solidaritas dunia sepak bola atas tragedi tersebut.
Baca juga: Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: