Operasi Pencarian Terus Berlanjut untuk Tiga Warga Negara Spanyol di Nusa Tenggara Timur
Sebanyak 123 personel SAR gabungan dikerahkan untuk mencari tiga warga negara Spanyol yang hilang setelah kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Olahraga Praktis di Rumah
Meskipun telah berlangsung selama empat hari, berbagai tantangan akibat cuaca buruk membuat pencarian ini semakin kompleks.
Tim SAR gabungan ini melibatkan 15 unsur, termasuk Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polairud, serta dukungan dari komunitas penyelam profesional.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyatakan bahwa adanya arus bawah laut yang kuat, hujan lebat, dan gelombang tinggi cukup menghambat proses pencarian.
Fathur menjelaskan, 'Kondisi ini membatasi jarak pandang penyelam dan mempersempit waktu kerja efektif di laut.'
Untuk mengatasi tantangan ini, tim menggunakan sebelas unit alat utama seperti kapal SAR, kapal patroli cepat, dan rigid inflatable boat.
Wakil Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Fernando Burgos Sainz, memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal Untuk Pemula yang Ingin Sehat
Dalam suasana yang menantang ini, ia menekankan pentingnya solidaritas, dengan mengatakan bahwa kondisi ini merupakan contoh nyata dari kerja sama lintas institusi.
Diharapkan, kerja sama ini dapat mempercepat pencarian dan evakuasi korban yang hilang.
Sampai saat ini, ketiga warga negara Spanyol tersebut masih dinyatakan hilang, dan upaya pencarian harus terus berlanjut.
Di tengah tantangan dari alam yang terus berlanjut, tim SAR tetap berkomitmen untuk memaksimalkan usaha menemukan korban.
Keberhasilan pencarian sangat bergantung pada perubahan cuaca dan dinamika arus laut yang harus diperhatikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: