Penghargaan Kontroversial Paul Pogba di Globe Soccer: Sebuah Comeback yang Dipertanyakan
Gelandang AS Monaco, Paul Pogba, baru saja dinyatakan sebagai pemenang penghargaan comeback terbaik di Globe Soccer Awards 2025 yang dihelat di Dubai. Namun, keputusan ini memicu pro dan kontra di kalangan penggemar sepak bola dan mantan pemain.
Baca juga: Real Madrid dan Manchester City Kembali Bertemu di Liga Champions
Kritikus menyoroti latar belakang masalah doping yang membayangi Pogba, menyerukan agar penghargaan seharusnya diberikan kepada pemain yang mengatasi cedera serius, bukan pelanggaran regulasi.
Di ajang Globe Soccer Awards 2025, Paul Pogba terpilih sebagai pemenang penghargaan comeback terbaik setelah tersandung masalah doping. Keputusan ini tak pelak menciptakan banyak reaksi negatif, terutama dari penggemar dan analis olahraga.
Bersanding dengan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo dan Ousmane Dembele, prestasi Pogba menuai skeptisisme. Kritikus berpendapat bahwa pencapaiannya tidak sebanding dengan perjalanan pemain lain yang pulih dari cedera parah dan kembali ke puncak performa.
Baca juga: Drawing Liga Champions 2025-2026 Siap Digelar di Monako
Dalam komentarnya di media sosial, mantan pemain Jimmy Cabot mengekspresikan ketidaksetujuan atas pemberian penghargaan kepada Pogba. Ia mendorong agar penghargaan tersebut lebih pantas diberikan kepada pemain lain seperti Matthieu Udol dan Nabil Bentaleb.
Cabot menyoroti perjalanan Udol yang mengalami cedera ACL berulang, namun tetap sukses meraih kembali tempatnya di tim Ligue 1, serta Bentaleb yang berhasil kembali ke lapangan meskipun menghadapi persoalan serius seperti henti jantung.
Kritik tidak hanya datang dari mantan pemain, namun juga perlahan membangkitkan suara dari penggemar sepak bola. Banyak yang berpendapat bahwa penghargaan seharusnya diberikan kepada individunya yang melalui tantangan fisik, bukan pelanggaran yang merugikan integritas olahraga.
Hingga saat ini, Pogba baru tampil dalam tiga pertandingan, dengan total waktu bermain hanya 21 menit. Masalah doping yang dihadapinya dapat berdampak signifikan terhadap karier dan citranya, di samping menjadi sebuah pelajaran penting bagi semua pelaku di dunia olahraga.
Baca juga: Juventus Mulai Musim Serie A dengan Kemenangan atas Parma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: