Kejutan di Etihad: Chelsea Gagalkan Kemenangan Manchester City
Manchester City harus puas bermain imbang melawan Chelsea di Etihad Stadium pada 5 Januari 2026, dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Hasil ini menjadi pukulan bagi harapan City meraih kemenangan, sementara Chelsea menunjukkan performa mengejutkan di bawah pelatih sementara baru mereka.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal Untuk Pemula yang Ingin Sehat
Calum McFarlane, yang baru saja mengambil alih sebagai pelatih interim, berhasil membangun pertahanan solid untuk Chelsea, meskipun timnya kalah dalam penguasaan bola. Gol penyeimbang yang dicetak Enzo Fernandez menjelang akhir pertandingan membuat Guardiola merasakan rasa frustrasi di timnya.
Pertandingan ini menjadi debut senior yang berharga bagi Calum McFarlane sebagai pelatih Chelsea. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pelatih tim U-21 dan diangkat menjadi pelatih interim setelah pemecatan Enzo Maresca.
Di bawah kepemimpinan McFarlane, Chelsea menunjukkan kebangkitan dengan permainan menawan meskipun sedang dalam posisi sulit di klasemen. Meskipun menguasai bola lebih sedikit, timnya berhasil bertahan dan menyerang dengan efektif.
Pengalaman McFarlane memang tidak seluas Guardiola, namun keberaniannya dalam menghadapi tekanan dari skuad City menunjukkan potensi besar untuk Chelsea di masa mendatang. Hasil ini memberi sinyal positif bagi skuad yang baru saja mengalami perubahan.
Baca juga: Janice Tjen Raih Kemenangan Bersejarah di US Open 2025
Statistik menyebutkan bahwa Manchester City menguasai bola sebesar 57,8 persen dengan total 14 tembakan, meskipun hanya tiga yang tepat sasaran. Gol yang dicetak masih belum cukup untuk memastikan kemenangan bagi mereka.
Chelsea, di sisi lain, mencatat 42,2 persen penguasaan bola dengan sembilan tembakan, di mana tiga di antaranya juga on target. Gol oleh Enzo Fernandez pada menit akhir menegaskan ketangguhan mereka untuk mencuri satu poin dari laga ini.
Pendekatan strategis Chelsea terbukti efektif, terutama dalam mempertahankan gawang mereka dari berbagai serangan manajer Pep Guardiola. Performansi solid dari Benoit Badiashile dan Trevoh Chalobah membantu meredam ancaman dari para penyerang City.
Pep Guardiola mengungkapkan rasa frustasinya setelah hasil imbang ini, ia berkata, "Kami bermain cukup baik di babak pertama. Di babak kedua mereka memiliki peluang. Kami kehilangan dua kali bola di awal."
Guardiola juga memuji penampilan Chelsea yang meningkat di babak kedua, mengakui usaha tim tamu yang berhasil mengejar ketertinggalan. "Tentu saja di babak kedua mereka meningkatkan permainannya," tambahnya.
Di sisi lain, masa depan Calum McFarlane sebagai pelatih Chelsea menjadi tanda tanya setelah hasil ini. Kabar tentang Liam Rosenior sebagai calon pengganti permanen mengindikasikan ketidakpastian di internal klub, khususnya setelah hasil imbang yang mengejutkan ini.
Baca juga: Manchester City Menghadapi Awal Musim yang Sulit Setelah Kalah dari Tottenham
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: