BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 13:04 WIB

Dwi Pilihanto Dilarang Seumur Hidup Setelah Tindakan Brutal di Liga 4

Dwi Pilihanto Dilarang Seumur Hidup Setelah Tindakan Brutal di Liga 4Dwi Pilihanto Dilarang Seumur Hidup Setelah Tindakan Brutal di Liga 4

Dwi Pilihanto, pemain KAFI Jogja, dijatuhi larangan bermain seumur hidup oleh PSSI akibat tindakan kekerasan yang dilakukannya di Liga 4. Tindakannya menyebabkan cedera serius pada lawan, Amirul, saat pertandingan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Berhasil Raih Hasil Imbang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Insiden terjadi pada 6 Januari 2026, ketika Dwi dengan brutal menendang kepala Amirul di tengah perebutan bola. PSSI menilai tindakan ini melanggar nilai fair play yang menjadi dasar dalam dunia sepakbola.

Rincian Insiden di Liga 4

Pertandingan antara KAFI Jogja dan UAD FC berlangsung di Liga 4 Daerah Istimewa Yogyakarta pada 6 Januari 2026. Dalam insiden tersebut, Dwi melakukan tindakan tidak sportif dengan menendang kepala Amirul, yang mengakibatkan Amirul terjatuh dan membutuhkan perawatan medis.

Meskipun Dwi hanya menerima kartu kuning saat itu, dampak dari tindakannya jauh lebih serius. Setelah investigasi oleh Panitia Disiplin PSSI DIY, kasus ini menjadi perhatian besar karena mencerminkan meningkatnya kekerasan dalam pertandingan di level bawah.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Sanksi Dari PSSI dan Tanggapan Klub

PSSI DI Yogyakarta telah mengeluarkan sanksi larangan bermain seumur hidup bagi Dwi Pilihanto melalui keputusan resmi. Sanksi ini dijatuhkan berdasarkan beberapa pasal dalam Kode Disiplin PSSI 2025 yang menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak bisa ditoleransi dalam sepakbola.

KAFI Jogja merespons dengan langsung memecat Dwi dari klub. Dalam pernyataan resmi, mereka menyatakan, 'Tim KAFI menerima dengan baik seluruh putusan Komdis PSSI DIY,' dan menegaskan bahwa tindakan Dwi tidak sesuai dengan standar yang diharapkan dari para pemain.

Dukungan untuk Korban dan Pentingnya Fair Play

KAFI Jogja juga memberikan dukungan moral kepada Amirul, berharap ia segera pulih dari cedera yang dideritanya. Klub menekankan pentingnya membangun budaya fair play dalam setiap pertandingan sebagai prioritas utama.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam olahraga tidak dapat diterima. Keselamatan dan kesehatan pemain harus selalu menjadi yang utama demi menjaga integritas kompetisi dan nilai fair play di lapangan.

Baca juga: Drawing Liga Champions 2025-2026 Siap Digelar di Monako

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dwi Pilihanto Dilarang Seumur Hidup Setelah Tindakan Brutal di Liga 4

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!