FIFA Pertimbangkan Kembali Sanksi untuk Rusia di Kompetisi Sepak Bola Internasional
Gianni Infantino, Presiden FIFA, mengatakan bahwa ada kemungkinan sanksi internasional terhadap Rusia dapat dicabut. Sanksi ini telah melarang partisipasi Rusia dalam kompetisi sepak bola sejak invasi negara itu ke Ukraina satu setengah tahun lalu.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Olahraga Praktis di Rumah
Infantino menganggap bahwa hukuman tersebut tidak efektif dan malah meningkatkan kekecewaan. Menurutnya, atlet muda Rusia berhak berkompetisi di panggung internasional.
Sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia oleh FIFA dan UEFA mulai berlaku pada Februari 2022, setelah Kremlin melancarkan invasi ke Ukraina. Sejak saat itu, negara ini telah dilarang untuk ikut serta dalam berbagai kompetisi, termasuk Piala Dunia 2022 dan Piala Eropa 2024.
Larangan tersebut diputuskan 'hingga pemberitahuan lebih lanjut', yang juga menghilangkan kemungkinan Rusia tampil di Piala Dunia 2026. Kebijakan ini sebagai tanggapan atas tindakan yang dinilai melanggar hukum internasional.
Dampak dari sanksi ini sangat signifikan bagi pengembangan sepak bola di Rusia, terutama bagi generasi muda yang ingin berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Eliano Reijnders untuk Super League 2025-2026
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada media, Infantino mengungkapkan, 'Kami harus [mempertimbangkan untuk menerima kembali Rusia]. Tentu saja. Larangan ini tidak menghasilkan apa pun; itu hanya menciptakan lebih banyak frustrasi dan kebencian.'
Dia menambahkan bahwa memberikan kesempatan kepada anak-anak Rusia untuk berkompetisi di Eropa dapat berkontribusi dalam meredakan ketegangan yang ada. 'Mengizinkan anak laki-laki dan perempuan dari Rusia untuk bermain sepak bola di bagian lain Eropa dapat membantu,' tuturnya.
Pendapat ini menunjukkan pendekatan yang lebih inklusif dalam situasi yang membingungkan ini. Namun, bagaimana implementasinya akan menjadi tantangan tersendiri.
Walaupun ada pengajuan untuk menyempurnakan sanksi yang ada, UEFA sebelumnya sudah pernah mencabut beberapa larangan dengan mengizinkan tim U-17 Rusia berkompetisi. Namun, keputusan ini menuai banyak protes dari federasi lain, sehingga izin tersebut dicabut kembali.
Tujuan utama dari sanksi ini adalah untuk menekan Rusia agar mematuhi norma internasional terkait konflik dan agresi militer. Meskipun tawaran pencabutan sanksi muncul, respons dari anggota federasi lainnya tetap beragam dan penuh perdebatan.
Tantangan ke depan adalah menentukan langkah yang seimbang antara menegakkan prinsip-prinsip internasional dan memberi kesempatan kepada atlet yang tidak terlibat dalam keputusan politik.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Umumkan Kehadiran Dua Pemain Baru: Thom Haye dan Federico Barba
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: