Barcelona Dapat Amuk Setelah Kekalahan Telak di Semi-final Copa del Rey
Bek Barcelona, Eric Garcia, mengalami momen sulit setelah timnya menderita kekalahan telak 0-4 dalam leg pertama semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid.
Baca juga: Mengenal Keamanan dan Manfaat Lari Malam
Garcia menilai keputusan wasit, Juan Martinez, merugikan timnya, terutama terkait pelanggaran yang dilakukan oleh para pemain lawan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Jumat dini hari WIB, menyisakan trauma bagi Garcia dan Barcelona. Tim yang dilatih Xavi Hernandez tersebut menghadapi bukan hanya kekalahan, melainkan juga blunder fatal dari Garcia.
Di menit ketujuh, Garcia membuat kesalahan dengan gol bunuh diri setelah backpass yang tidak diterima dengan baik oleh kiper Joan Garcia. Kecerobohan ini menjadi pembuka jalan bagi Atletico Madrid yang sukses mencetak empat gol, termasuk dari bintang mereka, Antoine Griezmann.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal Untuk Pemula yang Ingin Sehat
Di babak kedua, situasi bagi Garcia semakin memburuk. Pada menit ke-85, ia mendapatkan kartu merah setelah menjatuhkan pemain Atletico, Alex Baena, sebuah keputusan yang diambil berdasarkan tayangan ulang oleh wasit Juan Martinez.
Garcia merasakan ketidakadilan dalam penanganan pelanggaran ini, berkomentar, "Apakah kalian melihat tekel Giuliano (Simeone)? Dan apakah kamu berpikir itu layak kartu merah?" Mengacu pada pelanggaran yang dilakukan Simeone terhadap Alejandro Balde yang hanya mendapat kartu kuning.
Dengan kekalahan ini, Barcelona harus menghadapi tantangan besar di leg kedua yang akan berlangsung di Camp Nou pada 4 Maret mendatang. Mereka akan berusaha untuk membalikkan keadaan dan melanjutkan perjalanan mempertahankan gelar Copa del Rey.
Garcia menyatakan, "Keputusan-keputusan semacam ini selalu merugikan kami belakangan ini. Saya cukup sial karena terpeleset dan menabraknya (Baena). Namun, bermain di kandang sendiri di depan para penggemar kami, kami bisa menang."
Baca juga: Janice Tjen Raih Kemenangan Bersejarah di US Open 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: