Shayne Pattynama Ungkap Perbedaan Liga 1 dengan Liga Eropa dan Thailand
Shayne Pattynama berbicara tentang perbedaan mendasar antara Liga 1 Indonesia dan liga-liga di Eropa serta Thailand. Pemain berusia 27 tahun ini membagikan pengalamannya setelah bermain bersama Persija Jakarta di Super League.
Baca juga: Momen Bersejarah: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Sejak bergabung pada Januari 2026, Shayne berpartisipasi dalam tiga laga dan mengakui kualitas serta tantangan yang dihadapi di Liga 1. Ia menilai liga Indonesia menawarkan kompetisi yang berat dengan banyak pemain berkualitas.
Menurut Shayne, Liga 1 banyak mengandalkan fisik dan ketahanan pemain. Setiap pertandingan menurutnya bukanlah hal yang mudah, dan kualitas liga ini patut diperhitungkan.
Ia mencatat bahwa tidak ada laga yang bisa dianggap remeh, dan setiap pertandingan selalu menguji stamina pemain secara maksimal. Dalam hal ini, pemain lokal dan asing di Liga 1 mendapat pujian dari Shayne.
Shayne menegaskan, 'Pemain lokal Indonesia sangat bagus, begitu juga pemain asal Brasil dan negara lainnya. Saat pertama kali berbincang dengan Jordi (Amat), dia sudah bilang bahwa tidak mudah main di sini. Akan sangat menantang dan setiap laga terasa berat.'
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Dukungan Performanya
Shayne recently attended an event at M Bloc Space in collaboration with EA Sports to promote positive activities during Ramadan. Kegiatan ini berlangsung dari 19 Februari hingga 1 Maret 2026.
Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang interaksi, tetapi juga menawarkan hadiah menarik seperti nonton langsung Serie A bagi pemenang permainan. Shayne merasa senang bisa berinteraksi dengan para penggemar dan partisipasi dalam kegiatan yang membawa dampak positif.
Ia menambahkan, 'Ini kolaborasi yang sangat bagus. Saya juga memainkan gimnya, FC Mobile, sangat menyenangkan. Senang rasanya menggelar acara seperti ini di bulan Ramadan untuk mengumpulkan orang-orang. Saya bangga menjadi bagian dari ini.'
Dalam refleksinya, Shayne Pattynama mengungkap perasaannya tentang kehadirannya dalam dunia permainan video. Ia terkejut melihat namanya muncul dalam gim mobile yang ia mainkan.
'Saya bahkan tidak tahu berapa rating saya di gim. Sebelumnya saya kira tidak terlalu tinggi. Namun, rasanya luar biasa bisa ada di dalam gim dan melihat nama sendiri di sana,' ungkapnya.
Hal ini menunjukkan dampak positif dari popularitas pemain dan integrasi mereka dalam budaya modern yang meliputi berbagai platform media.
Baca juga: Marc Marquez Mengincar Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: