Chelsea FC: Krisis Baru Pasca Pemecatan Maresca dan Tantangan Rosenior
Chelsea FC berada di tengah kritik tajam setelah pemecatan pelatih Enzo Maresca dan penunjukan Liam Rosenior sebagai penggantinya.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Baru dalam MLS dan Harapan untuk Sepak Bola Indonesia
Keputusan ini dianggap membawa klub menuju kemunduran meskipun Maresca telah meraih kesuksesan selama masa kepelatihannya.
Enzo Maresca dipecat setelah terlibat perseteruan dengan direksi Chelsea, meskipun selama satu setengah tahun masa jabatannya, ia berhasil membawa The Blues kembali ke papan atas Liga Inggris.
Selama kepelatihannya, Maresca berhasil meraih gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub, pencapaian signifikan bagi klub.
Namun, konflik internal yang terjadi membuatnya harus meninggalkan klub lebih cepat dari yang diharapkan.
John Obi Mikel, mantan pemain Chelsea, menganggap pemecatan ini sebagai keputusan yang 'sangat keliru', mengungkapkan, 'Kami tadinya punya Enzo Maresca. Saya kira memecat dia itu adalah keputusan yang sangat keliru.'
Setelah pemecatan Maresca, Liam Rosenior ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea, namun ia segera menghadapi kritik dari para pendukung dan komentator.
Baca juga: Eliano Reijnders Bergabung dengan Persib Bandung
Meskipun berhasil meraih delapan kemenangan dari dua belas pertandingan, hasil imbang yang mengecewakan telah merusak prestasinya.
Dua hasil seri berturut-turut melawan Leeds United dan Burnley semakin menambah tekanan terhadap kepemimpinannya.
Mikel menilai Rosenior belum mampu menciptakan perubahan nyata dalam tim, menyatakan, 'Liam telah datang, dan dia telah memenangkan beberapa pertandingan, tapi ada sesuatu yang benar-benar hilang. Ada sesuatu yang tidak beres.'
Chelsea saat ini berada di posisi kelima klasemen Liga Inggris, hanya tiga poin di belakang Manchester United yang menempati posisi keempat.
Tantangan besar bagi Rosenior adalah menghadapi pemimpin klasemen Arsenal dan tim peringkat ketiga Aston Villa dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: