Arsenal Kuasai Statistik Gol dari Sepak Pojok di Liga Inggris
Arsenal mencatatkan prestasi menakjubkan dengan 16 gol dari situasi tendangan sudut sepanjang musim ini. Tim Pierre-Emerick Aubameyang ini memiliki keunggulan dalam memanfaatkan peluang dari sepak pojok, terbukti dengan kemenangan mereka 2-1 atas Chelsea.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Kepindahan ke Lille: Pabrik Pemain Bintang Prancis
Dengan kemenangan terbaru itu, Arsenal kini menjadi tim paling produktif dalam eksekusi tendangan sudut di Liga Inggris musim 2025/2026. Mereka tidak hanya membukukan angka yang mengesankan, tetapi juga melampaui rekor sebelumnya dalam kategori gol dari situasi korner.
Pada pertandingan pekan ke-28 Premier League yang diadakan pada 2 Maret 2026, Arsenal mengamankan kemenangan melawan Chelsea dengan skor 2-1. Kedua gol Arsenal dihasilkan oleh William Saliba dan Jurrien Timber, sedangkan Chelsea hanya berhasil mencetak satu gol melalui bunuh diri Piero Hincapie.
Kedua gol yang dicetak Arsenal lahir dari situasi sepak pojok, menandakan keberhasilan mereka dalam memanfaatkan kesempatan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Arsenal lebih unggul dibandingkan Chelsea dalam hal strategi set-pieces, meskipun Chelsea dikenal memiliki kemampuan dalam aspek tersebut.
Baca juga: Olahraga sebagai Sarana Self-Care: Manfaat untuk Kesehatan Mental
Dengan tambahan dua gol dari tendangan sudut, total gol Arsenal dari situasi tersebut kini mencapai 16 dalam musim ini. Mereka berhasil mencatatkan angka tertinggi dalam hal gol dari sepak pojok, diikuti sembilan di antaranya sebagai gol kemenangan.
Rekor ini melampaui pencapaian sebelumnya yang dipegang oleh Manchester United, yang hanya mengantongi delapan gol dari korner pada musim 2012/2013. Arsenal juga menyamai rekor mereka sendiri pada musim 2023/2024, menjadi tim ketiga dalam sejarah Premier League yang mencapai angka 16 gol dari situasi set-piece.
Mikel Arteta, manajer Arsenal, mengungkapkan rasa puasnya atas efektivitas tim dalam memanfaatkan peluang dari tendangan sudut. Menurutnya, taktik ini dapat menjadi ancaman serius bagi lawan-lawan mereka.
"Sangat penting [gol dari bola mati]. Chelsea adalah tim terbaik kedua soal itu, lihatlah bakat yang mereka miliki. Kami beberapa kali kehilangan poin dari situasi lemparan ke dalam," ungkap Arteta dalam sebuah wawancara dengan BBC.
Arteta juga menambahkan, "Hari ini kami berhasil, memiliki opsi [mencetak gol] seperti ini sangat bagus. Bola mati bisa menjadi mimpi buruk untuk dihadapi," menggarisbawahi signifikansi strategi sepak pojok dalam permainan mereka.
Baca juga: Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: