Dukungan KONI dan Kemenpora dalam Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual di Olahraga Panjat Tebing
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menyatakan dukungannya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam penyelidikan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pelatih olahraga panjat tebing.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Berhasil Raih Hasil Imbang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dukungan ini muncul sebagai respons terhadap laporan kasus tersebut, yang berpotensi mencederai reputasi olahraga nasional.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menegaskan bahwa pendalaman kasus ini sangat penting untuk menjaga nilai-nilai sportivitas dalam dunia olahraga.
Marciano mengungkapkan bahwa semua atlet, pelatih, dan ofisial merupakan pahlawan olahraga yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Kepindahan ke Lille: Pabrik Pemain Bintang Prancis
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa kementeriannya tidak akan mentoleransi pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan pemusatan latihan nasional.
Ia menggarisbawahi, 'Saya akan pastikan kalau ada oknum-oknum yang melakukan pelecehan seksual kepada atlet kita, saya akan dorong tim bekerja keras untuk investigasi.'
Sebagai tindakan nyata, Kemenpora telah membuka saluran pengaduan bagi atlet yang menjadi korban kekerasan seksual, memberikan ruang bagi mereka untuk melaporkan pengalaman yang dialami.
Pengaduan dapat dilakukan melalui email yang disediakan, yakni [email protected], yang menandakan keseriusan Pemerintah dalam menangani isu ini secara cepat dan efektif.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Dukungan Performanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: