Timnas Iran Bersikukuh Hak Mereka di Piala Dunia Meski Dihantam Komentar Trump
Timnas Iran memberikan balasan tegas atas komentar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai partisipasi mereka di Piala Dunia. Mereka menegaskan bahwa tidak ada kekuatan yang dapat menghalangi keikutsertaan mereka dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Melalui akun Instagram resmi mereka, timnas Iran menekankan hak mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026 setelah melewati perjuangan yang tak mudah dalam babak kualifikasi.
Dalam unggahan tersebut, timnas Iran menegaskan bahwa ajang Piala Dunia adalah kompetisi internasional yang diatur oleh FIFA, bukan individu atau negara. Mereka dengan jelas menyatakan bahwa hak keikutsertaan mereka tidak dapat dicabut oleh siapapun.
Timnas Iran juga menyoroti pencapaian mereka di babak kualifikasi sebagai bukti kemampuan dan dedikasi pemain. Dalam pernyataan resmi, mereka menyatakan, "Tim nasional Iran, dengan kekuatan dan serangkaian kemenangan menentukan yang diraih oleh putra-putra Iran yang pemberani, termasuk sebagai rangkaian tim yang pertama kali memastikan diri lolos ke turnamen besar ini."
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia: Menuju Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Donald Trump mengisyaratkan bahwa Iran seharusnya absen dari Piala Dunia demi menjaga keselamatan, sebuah pernyataan yang mendapatkan respon negatif dari pemain dan pendukung. Timnas Iran dengan ketegasan menolak pernyataan tersebut dan menegaskan bahwa partisipasi mereka dilindungi oleh regulasi FIFA.
"Yang jelas, tidak ada seorang pun yang bisa mengeluarkan timnas Iran dari Piala Dunia," tegas mereka dalam pernyataan yang sama.
Pernyataan timnas Iran ini melampaui semangat olahraga, sekaligus menjadi simbol kekuatan bangsa di tengah ketegangan politik yang ada. Masyarakat menyambut positif respons defensif ini sebagai bentuk solidaritas terhadap tim nasional.
Selain itu, timnas Iran menekankan bahwa satu-satunya negara yang dapat dikeluarkan dari kompetisi adalah tuan rumah yang tidak mampu menjamin keamanan bagi tim-partisipan. Hal ini menambah bobot pernyataan mereka dalam konteks isu yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: