Pemerintah Republik Indonesia menegaskan tidak akan menerbitkan visa bagi enam atlet Israel yang ingin berpartisipasi dalam Kejuaraan Senam Artistik di Jakarta pada bulan Oktober mendatang.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Bidik Kiper Baru Sebelum Bursa Transfer Tutup
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap sikap tegas Presiden Prabowo Subianto terhadap Israel yang dinilai melanggar hak rakyat Palestina.
Pernyataan Resmi Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan keputusan tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (9/10/2025).
"Pemerintah Indonesia tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang berniat untuk hadir di Jakarta mengikuti kejuaraan senam artistik dunia," ungkap Yusril.
Ia menambahkan bahwa pernyataan ini selaras dengan pidato Presiden Prabowo di PBB yang secara tegas mengecam tindakan Israel terhadap Palestina.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Kalah dari Australia di Semifinal Piala AFF
Sikap Konsisten Terhadap Israel
Yusril menerangkan bahwa pemerintah Indonesia berpegang pada prinsip fundamental untuk tidak menjalin hubungan dengan Israel hingga negara tersebut mengakui keberadaan Palestina.
"Pemerintah Indonesia tegas bahwa tidak akan melakukan kontak apapun dengan pihak Israel sampai Israel mengakui keberadaan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat," jelasnya.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan hak asasi rakyat Palestina.
Koordinasi Antar Kementerian
Yusril menginformasikan bahwa kebijakan tidak mengizinkan atlet Israel telah dikoordinasikan dengan kementerian terkait, khususnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Dalam pertemuan dengan Menteri Imigrasi Agus Andrianto, Yusril mencatat bahwa federasi senam artistik juga menarik sponsorship setelah mengetahui penolakan pemerintah.
"Beliau menjelaskan bahwa memang pernah ada sponsorship federasi olahraga senam artistik ini, tapi karena mereka juga mengetahui sikap pemerintah Indonesia, maka federasi senam artistik ini juga sudah menarik sponsorship yang mereka ajukan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: