Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 16:31 WIB

Kesedihan Tim Ganda Putri Indonesia di Final SEA Games 2025

Author

Kesedihan Tim Ganda Putri Indonesia di Final SEA Games 2025

Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, harus menerima kenyataan pahit setelah kalah di final beregu putri SEA Games 2025 melawan Thailand.

Baca juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Eliano Reijnders untuk Super League 2025-2026

Pertandingan yang berlangsung di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Tani, berakhir dengan skor 1-3, membawa pulang medali perak bagi tim Indonesia.

Pertandingan yang Ketat dan Dramatis

Pertandingan final berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025. Di gim pertama, pasangan Ana dan Trias tertekan dengan skor awal 3-7, namun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18.

Sayangnya, Ornnicha Jongsathapornparn dan Jhenicha Sudjaipraparat menutup gim dengan kemenangan 21-19, memaksa tim Indonesia berjuang lebih keras di gim berikutnya.

Gim kedua dimulai dengan Ana dan Trias unggul 5-4, namun kembali tertinggal saat pasangan tuan rumah mengambil alih, membuat kedudukan menjadi 6-11 di interval.

Walaupun Ana dan Trias berusaha keras untuk mengejar, mereka harus mengakui kekalahan dengan skor 21-18, menegaskan dominasi Thailand dalam pertandingan itu.

Rincian Pertandingan Sebelumnya

Sebelum ambil bagian di final ganda putri, Putri Kusuma Wardani sempat membawa harapan dengan mengalahkan Pornpawee Chochuwong.

Baca juga: Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja

Dengan skor 21-8, 13-21, dan 21-16, Putri tetap tidak bisa mengubah nasib tim, karena pada partai kedua, tidak ada kemajuan dari pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Gregoria Mariska Tunjung.

Kekalahan di kedua partai itu menjadikan tim Indonesia meraih total skor 1-3, menjauhkan mereka dari medali emas yang didambakan.

Hal ini tentunya menjadi momen yang mengecewakan, terutama setelah Indonesia sebelumnya mendominasi cabang bulu tangkis di ajang SEA Games.

Reaksi Team dan Pelajaran Berharga

Kekalahan ini memberikan pelajaran berharga bagi tim Indonesia, menandai perlunya evaluasi menyeluruh terkait performa dan teknik permainan mereka.

Tim kini dihadapkan pada tantangan untuk memperbaiki strategi dan meningkatkan kepemimpinan dalam tim menjelang pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Thailand menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tinggi, mengukuhkan posisi mereka sebagai kekuatan baru dalam bulu tangkis.

Turnamen ini juga menyoroti potensi bakat muda yang dimiliki Indonesia, yang diharapkan dapat melanjutkan tradisi sukses di arena bulu tangkis.

Baca juga: Kylian Mbappe Cetak Dua Gol, Real Madrid Kalahkan Real Oviedo 3-0

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU