Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 14:13 WIB

FIFA Jatuhkan Sanksi Berat untuk Tim Nasional Malaysia Terkait Pemalsuan Dokumen

Author

FIFA Jatuhkan Sanksi Berat untuk Tim Nasional Malaysia Terkait Pemalsuan Dokumen

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) baru-baru ini menjatuhkan sanksi kepada Tim Nasional Malaysia atas kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pemain. Akibatnya, tiga hasil laga uji coba tim ini dinyatakan tidak sah dan berakhir dengan kekalahan 0-3.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Kasus ini melibatkan tujuh pemain yang dokumennya dipalsukan, menarik perhatian besar dalam dunia sepakbola. Selain itu, FIFA juga memberikan denda tambahan sebesar 10.000 Swiss Franc kepada Malaysia, setara dengan Rp 209 juta.

Latar Belakang Kasus Pemalsuan

Pemalsuan data naturalisasi pemain oleh Timnas Malaysia telah menghebohkan jagat sepakbola Asia. Sebanyak tujuh pemain teridentifikasi, termasuk Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, dan Rodrigo Julian Holgado, yang mengubah dokumennya agar bisa berlaga untuk tim ini.

Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan denda sebesar 350 ribu Swiss Franc, setara dengan Rp 7,3 miliar, kepada Federasi Sepakbola Malaysia (FAM). Selain denda berat, semua pemain yang terlibat juga dikenakan larangan beraktivitas selama 12 bulan serta denda masing-masing sebesar 4.000 Swiss Franc.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Bidik Kiper Baru Sebelum Bursa Transfer Tutup

Sanksi Tambahan dan Pembatalan Hasil Laga

Meskipun Timnas Malaysia melakukan banding atas sanksi tersebut, FIFA menolak permohonan itu. Saat ini, Malaysia hanya memiliki opsi untuk menggugat ke pengadilan arbitrase olahraga (CAS).

FIFA juga mengumumkan bahwa hasil tiga laga uji coba yang dihadapi Malaysia sekarang dinyatakan batal. Pertandingan melawan Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina semuanya diklasifikasikan sebagai kekalahan 0-3.

Dampak Terhadap Kualifikasi Piala Asia 2027

Terkait dengan kualifikasi Piala Asia 2027, FIFA menyerahkan keputusan kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Namun, Malaysia tetap berhasil meraih kemenangan di dua laga kualifikasi melawan Nepal dan Vietnam dengan skor masing-masing 2-0 dan 4-0.

Kasus ini tidak hanya mempengaruhi hasil di lapangan, tetapi juga mengangkat isu penting terkait integritas dan transparansi dalam pengelolaan sepakbola di Malaysia.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Dukungan Performanya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU