Putri Kusuma Wardani Kalah oleh An Se Young di BWF World Tour Finals, Fokus pada Pertandingan Selanjutnya
Putri Kusuma Wardani mengakui keunggulan An Se Young di fase grup BWF World Tour Finals 2025 yang berlangsung di Hangzhou, China. Meskipun kalah, Putri segera mengalihkan fokusnya untuk menghadapi Akane Yamaguchi di pertandiang berikutnya.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Berhasil Raih Hasil Imbang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Putri dan An Se Young bertemu pada laga Grup A, di mana Putri menunjukkan performa kompetitif meskipun pada akhirnya kalah dengan skor 16-21, 21-8, 8-21. Ia merasa bersyukur dapat berjuang hingga rubber game melawan unggulan pertama BWF tersebut.
Pertandingan Melawan An Se Young
Putri KW bertemu An Se Young di laga Grup A yang diadakan pada Rabu (17/12/2025) di Hangzhou, China. Dalam pertandingan ini, meskipun mengalami kekalahan, Putri menunjukkan performa yang lebih kompetitif dibandingkan pertemuan mereka sebelumnya.
Pertandingan berlanjut hingga rubber game, di mana Putri berjuang keras namun akhirnya kalah dengan skor 16-21, 21-8, 8-21. "Alhamdulillah saya bersyukur bisa tampil di hari pertama World Tour Finals. Secara keseluruhan saya cukup senang karena bisa bermain hingga rubber game melawan An Se Young," ungkap Putri setelah pertandingan.
Ia juga menambahkan bahwa menghadapi An Se Young merupakan tantangan yang signifikan, terutama dalam kondisi lapangan yang sulit yang mempengaruhi permainan.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Eliano Reijnders untuk Super League 2025-2026
Faktor Kondisi Lapangan
Putri menjelaskan bahwa kondisi lapangan berperan besar dalam jalannya pertandingan. Tekanan angin serta bobot bola yang lebih berat mengakibatkan permainan menjadi sangat intens dengan banyak rally.
"Ada sisi menang dan kalah angin. An Se Young juga sedikit kesulitan untuk mematikan permainan saya, begitu pun sebaliknya. Jadi pertandingan tadi lebih banyak rally," jelas Putri.
Namun, di gim ketiga, An Se Young mampu meningkatkan tempo permainannya, memberikan lebih banyak tekanan kepada Putri. "Di gim ketiga, An Se Young bermain lebih cepat sehingga bola-bola yang saya terima cukup menyulitkan," tambahnya.
Persiapan Menghadapi Akane Yamaguchi
Setelah kekalahannya dari An Se Young, Putri mengalihkan perhatian pada Akane Yamaguchi, pebulutangkis Jepang yang memiliki reputasi sebagai pemain terkuat. Rekor pertemuan Putri dengan Akane tidak mengenakan, di mana ia belum pernah menang dengan catatan 0-6.
"Saya ingin lebih menjaga pikiran. Saya juga harus siap capek karena Akane Yamaguchi adalah pemain yang sangat kuat dan tidak mudah dimatikan," ungkap Putri.
Ia menekankan pentingnya memahami pola permainan Akane agar dapat beradaptasi dengan strategi lebih efektif saat bertemu.
Baca juga: Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari Grimsby Town di Piala Liga Inggris
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: