FIFA kini tengah melakukan penyelidikan terhadap Sekretaris Jenderal FAM, Noor Azman Rahman, terkait dugaan dokumen palsu yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia.
Baca juga: Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja
Langkah ini diambil setelah FAM memutuskan untuk menskors Noor Azman, menyusul sanksi yang dijatuhkan FIFA pada Oktober 2025.
Penyelidikan FIFA dan Tindakan FAM
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi bahwa Sekjen Noor Azman harus menghadapi sidang di Komite Disiplin FAM terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus ini. Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, menjelaskan, "Kami akan membawa Noor Azman ke Komite Disiplin FAM mengikuti rekomendasi dari IIC dan kami juga telah menerima email dari FIFA yang memberitahukan bahwa mereka akan melakukan penyelidikan terhadapnya."
Mahadi menambahkan, "Alasan FIFA adalah mereka ingin mengetahui peran Noor Azman, proses yang dilakukan, dan sejauh mana keterlibatannya dalam dokumen-dokumen yang dikirimkan." Hal ini menunjukkan bahwa FIFA serius dalam menyikapi pelanggaran yang berkaitan dengan naturalisasi pemain.
Baca juga: Kylian Mbappe Cetak Dua Gol, Real Madrid Kalahkan Real Oviedo 3-0
Awal Mula Skandal Naturalisasi
Skandal ini muncul pada akhir September 2025 saat FIFA mengumumkan pelanggaran yang dilakukan oleh FAM terkait dokumen tujuh pemain naturalisasi. Nama-nama pemain yang terlibat meliputi Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
FIFA menemukan fakta bahwa nenek moyang dari tujuh pemain tersebut bukanlah kelahiran Malaysia, melainkan berasal dari Eropa dan Amerika Selatan. Temuan ini memberikan dasar bagi FIFA untuk mengambil tindakan tegas terhadap FAM.
Konsekuensi dan Sanksi dari FIFA
FIFA menjatuhkan denda sebesar 350 ribu swiss franc, yang setara dengan Rp7,2 miliar, kepada FAM akibat pelanggaran ini. Selain itu, masing-masing pemain yang terlibat juga diberikan denda sebesar 2.000 swiss franc, sekitar Rp41,4 juta, dan dilarang berpartisipasi dalam aktivitas sepak bola selama 12 bulan.
Saat ini, FAM mengambil langkah untuk menanggapi isu ini dengan membawanya ke Pengadilan Arbitrase (CAS) untuk penyelesaian lebih lanjut. Keputusan ini merupakan upaya FAM untuk memastikan bahwa mereka tetap mematuhi regulasi internasional.
Baca juga: Olahraga Pagi: Cara Menyenangkan untuk Memulai Akhir Pekan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: