Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengalami penurunan drastis dalam penilaian setelah Sassuolo kalah 0-3 dari Juventus di Liga Italia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mapei pada Rabu (7/1/2025), memperlihatkan kelemahan mendasar dalam pertahanan timnya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas 2025
Satu insiden signifikan yakni backpass lemah Idzes yang dimanfaatkan Jonathan David berkontribusi pada gol terakhir Juventus. Penilaian buruk ini mencerminkan performa keseluruhan tim yang mengecewakan.
Tampilan Buruk Sassuolo
Sassuolo memulai laga dengan harapan yang tinggi, tetapi harapan itu sirna ketika Juventus mencetak gol pertama pada menit ke-16. Kesalahan fatal terjadi saat Tarik Muharemovic berusaha menghalau umpan silang Pierre Kalulu, namun malah memasukkan bola ke gawang sendiri.
Gol kedua datang pada menit ke-62, ketika Jonathan David berhasil menemukan celah di pertahanan Sassuolo. Meskipun mendapat tekanan dari Idzes, ia menyuplai bola kepada Fabio Miretti yang kemudian mencetak gol dengan tembakan cepat dari dalam kotak penalti.
Performa buruk Sassuolo terutama terlihat dalam menjaga pertahanan, di mana mereka gagal memanfaatkan beberapa peluang untuk mencetak gol.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Olahraga Praktis di Rumah
Kesalahan Krusial Jay Idzes
Kesalahan paling mencolok dari Jay Idzes terjadi menjelang akhir pertandingan. Ketika berada di bawah tekanan David, Idzes melakukan backpass lemah ke kiper Arijanet Muric yang berhasil dipotong oleh David dan dijadikan gol ketiga Juventus.
Akibat performa buruk, Idzes ditarik keluar pada menit ke-90 dan digantikan oleh bek muda Cas Odenthal. Penilaiannya adalah 5,5 dari Whoscored, yang merupakan nilai terendah kedua setelah Muharemovic yang hanya memperoleh 5,1.
Penampilan Idzes yang buruk semakin memperburuk situasi bagi Sassuolo di tengah tekanan dari lawan.
Peran Jonathan David dalam Kemenangan Juventus
Jonathan David menjadi bintang di lapangan dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist sepanjang pertandingan. Mohon dicatat bahwa ia menerima nilai 7,5 dari Football Italia dan 8,7 dari Whoscored, serta dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Penampilan gemilang David menjadi kontras yang tajam dengan performa buruk Idzes. Banyak analis sepak bola menilai bahwa kesalahan yang dilakukan oleh Idzes adalah faktor utama dalam kekalahan menyakitkan Sassuolo.
Seiring dengan hasil buruk ini, tekanan terhadap Idzes sebagai kapten pun meningkat, membangkitkan berbagai diskusi mengenai masa depannya di tim.
Baca juga: Real Madrid dan Manchester City Kembali Bertemu di Liga Champions
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: