Senin, 19 JANUARI 2026 • 18:07 WIB

Insiden Mogok Pemain Senegal Warnai Keberhasilan di Piala Afrika 2025

Author

Insiden Mogok Pemain Senegal Warnai Keberhasilan di Piala Afrika 2025

Kesuksesan tim nasional Senegal meraih gelar juara Piala Afrika 2025 terselip sebuah insiden mogok yang diwarnai protes pemain pada pertandingan final.

Baca juga: Olahraga sebagai Sarana Self-Care: Manfaat untuk Kesehatan Mental

Peristiwa ini berlangsung setelah gol Senegal dibatalkan oleh wasit, menimbulkan ketegangan di antara para pemain.

Kejadian di Pertandingan Final

Pertandingan final antara Senegal dan Maroko berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdellah dengan skor imbang 0-0 menjelang akhir waktu normal.

Senegal mencetak gol yang awalnya dianggap sah, namun wasit Jean Jacquea Ndala dengan cepat membatalkan gol tersebut karena dinilai terjadi pelanggaran oleh Abdoulaye Seck terhadap Achraf Hakimi.

Protes Tim Senegal

Keputusan pembatalan itu memicu protes keras dari tim Senegal yang meminta wasit untuk meninjau kembali melalui video assistant referee (VAR).

Namun, wasit tidak mengindahkan permohonan tersebut, yang semakin meningkatkan ketegangan di antara para pemain.

Baca juga: Liverpool Amankan Kemenangan Dramatis atas Newcastle di Premier League

Keputusan Mogok dan Kembali ke Lapangan

Setelah protes yang ditujukan kepada wasit, Maroko mendapatkan kesempatan untuk melakukan penalti akibat pelanggaran yang dianggap dilakukan oleh El Hadji Diouf di dalam kotak penalti.

Keputusan ini kembali memicu protes dari pemain Senegal meskipun tayangan ulang menunjukkan adanya pelanggaran tersebut.

Pelatih Pape Thiaw kemudian meminta para pemainnya untuk mogok dan meninggalkan lapangan, tetapi ada beberapa pemain yang tidak sepakat dan ingin melanjutkan permainan.

Akhirnya, Sadio Mane mengambil inisiatif untuk mengajak rekan-rekannya kembali ke lapangan, mengingat pentingnya pertandingan ini bagi tim.

Gol Penentu dan Kemenangan

Setelah lebih dari 15 menit terhenti, sebelas pemain Senegal akhirnya setuju untuk kembali bermain.

Pada menit ke-94, Pape Gueye berhasil mencetak gol yang mengamankan gelar juara bagi Senegal, menandai kemenangan kedua mereka di Piala Afrika.

Baca juga: Kuwait Batalkan Laga Uji Coba Melawan Timnas Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU