Kehadiran Kelme sebagai apparel resmi Timnas Indonesia mencerminkan langkah strategis dalam pengembangan sepak bola nasional yang lebih mendalam.
Baca juga: Mengenal Keamanan dan Manfaat Lari Malam
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan hal ini dalam konferensi pers di Jakarta pada 23 Januari 2026.
Sinyal Positif untuk Sepak Bola Nasional
Erick Thohir menyampaikan bahwa masuknya Kelme, merek internasional, menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia semakin diakui di kancah global.
"Masuknya brand internasional seperti Kelme menjadi sinyal positif bahwa sepak bola Indonesia semakin diperhitungkan dalam industri olahraga global," ujar Thohir.
Lebih dari sekadar jersey, kerja sama ini juga mencakup perlengkapan untuk Timnas Futsal dan dukungan untuk kompetisi usia muda.
Kelme berkomitmen menyediakan apparel untuk timnas semua kategori usia, termasuk Putra dan Putri.
Kualitas dan Desain Menjadi Prioritas
Kelme terpilih karena menawarkan material berkualitas tinggi dengan desain yang mewakili kekhasan Indonesia.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Eliano Reijnders untuk Super League 2025-2026
Erick Thohir menggarisbawahi bahwa ini bukan hanya soal penampilan luar.
"Ini bukan hanya soal jersey yang dikenakan Tim Nasional, tetapi bagian dari strategi besar untuk mengangkat nilai industri olahraga nasional," tegasnya.
Diharapkan kolaborasi ini dapat meningkatkan prestige tim dan citra olahraga nasional.
Komitmen Jangka Panjang untuk Masa Depan
Kerja sama Kelme dan Timnas Indonesia akan berlangsung hingga tahun 2030, merupakan tanda nyata komitmen jangka panjang.
"Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dari komunitas futsal untuk turut menjadi bagian dari kolaborasi ini," kata Michael Victor Sianipar, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia.
Kolaborasi ini akan dimulai dengan Timnas Futsal Indonesia pada Maret 2026, sebagai langkah strategis ke depan.
"Dukungan Kelme sangat penting untuk peningkatan citra futsal di akar rumput," tambahnya.
Baca juga: Kylian Mbappe Cetak Dua Gol, Real Madrid Kalahkan Real Oviedo 3-0
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: