Persib Bandung harus menghentikan langkahnya di Piala AFC Champions League Two 2025-2026 setelah kalah agregat dari Ratchaburi FC. Meskipun meraih kemenangan 1-0 di leg kedua, hasil ini tidak cukup untuk mengantarkan mereka ke babak perempat final.
Baca juga: Momen Bersejarah: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026, menandai akhir perjuangan Maung Bandung yang telah berusaha maksimal dalam kompetisi ini.
Perjalanan Kompetisi Persib Bandung
Persib Bandung memasuki kompetisi AFC Champions League Two dengan harapan tinggi, tetapi pengguguran mereka di babak 16 besar membuat para penggila sepak bola mencermati perjalanan mereka. Di leg pertama, mereka harus menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke Thailand, yang memberi tekanan besar menjelang laga di kandang sendiri.
Di leg kedua, Persib berusaha bangkit dengan tampil lebih agresif. Gol cepat oleh Berguinho yang dicetak pada menit keenam sayangnya dianulir oleh wasit karena dianggap offside, menandakan bahwa keberuntungan tidak berpihak kepada mereka.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Kartu Merah yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Insiden penting dalam laga ini terjadi ketika Uilliam Barros mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Jonathan Khemdee. Pelatih Bojan Hodak mengungkapkan, "Keputusan wasit ini menjadi titik balik yang menguntungkan bagi Ratchaburi FC", yang memaksa timnya berjuang dengan 10 pemain.
Meskipun dalam posisi kurang menguntungkan, Persib berhasil mencetak satu gol. Hodak menambahkan, "Kami bertahan dengan 10 pemain tetapi kami berhasil mencetak satu gol," meski akhirnya harus menerima hasil yang menyakitkan.
Protes Resmi Terhadap Keputusan Wasit
Pasca pertandingan, kekecewaan Persib Bandung terhadap kepemimpinan wasit mulai terdengar. Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa manajemen klub berencana mengajukan protes resmi kepada AFC terkait kepemimpinan wasit yang dirasa tidak adil.
Hodak menambahkan, "Bukan hanya soal kartu, tetapi banyak hal lain. Kami akan mengirimkannya (protes) secara resmi kepada AFC," sembari berharap langkah tersebut bisa menarik perhatian otoritas sepak bola Asia meskipun menyadari bahwa perubahan hasil tidak mungkin terjadi.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Olahraga Praktis di Rumah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: