Bodo/Glimt mengejutkan banyak pihak dengan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam laga leg pertama play-off Liga Champions 2025-2026. Kemenangan ini memberi tekanan ekstra bagi Nerazzurri untuk berjuang di leg kedua demi impian lolos ke babak 16 besar.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Kepindahan ke Lille: Pabrik Pemain Bintang Prancis
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Aspmyra ini menunjukkan dominasi tim Norwegia sejak awal. Inter Milan, di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, harus berbenah untuk menghadapi tantangan berat di leg kedua.
Jalannya Pertandingan
Laga dimulai dengan Bodo/Glimt mengambil inisiatif menyerang dan langsung menekan pertahanan Inter. Meskipun Inter sempat menguasai bola, mereka kesulitan melawan ketatnya barisan belakang tim tuan rumah.
Gol pembuka bagi Bodo/Glimt tercipta pada menit ke-20 melalui Sondre Brunstad Fet, yang berhasil memanfaatkan umpan matang dari Kasper Hogh. Kiper Inter, Yann Sommer, tidak bisa berbuat banyak saat bola melesat ke gawang.
Inter akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-30 lewat gol Pio Esposito, yang mencetak gol dengan memanfaatkan umpan silang dari Nicolo Barella. Keberhasilan ini memberikan harapan bagi Inter untuk membalikkan keadaan.
Baca juga: Kiper Emil Audero Puas Bawa Cremonese Menang atas AC Milan
Pertarungan Sempat Imbang Sebelum Bodo/Glimt Mengklaim Kemenangan
Setelah gol penyama, tempo permainan meningkat dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Namun, babak pertama ditutup dengan skor 1-1, masing-masing tim memiliki peluang untuk mencetak gol.
Memasuki babak kedua, Inter mencoba meningkatkan performa, termasuk upaya Lautaro Martinez yang mengenai tiang gawang. Momen itu seakan menjadi petunjuk bahwa keberuntungan belum berpihak pada mereka.
Bodo/Glimt kembali menunjukkan ketajaman dengan mencetak gol kedua pada menit ke-61 lewat Jens Petter Hauge yang menerima umpan baik dari Hogh. Tak berselang lama, Kasper Hogh menambah keunggulan menjadi 3-1 dengan golnya pada menit ke-64.
Persiapan Leg Kedua
Dengan hasil ini, Inter Milan kini dihadapkan pada situasi kritis, di mana mereka diharuskan mencetak lebih dari dua gol pada leg kedua. Pertemuan selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 25 Februari 2026 di Giuseppe Meazza.
Kondisi ini menuntut Inter untuk tampil dengan performa terbaik, mengingat Bodo/Glimt telah menunjukkan daya juang yang mengesankan. Pelatih Chivu dan para pemain harus berkolaborasi untuk meracik strategi yang efektif menghadapi pertemuan kedua.
Pertandingan ini akan menjadi penentu bagi ambisi Inter Milan dalam melangkah lebih jauh di Liga Champions dan menjaga harapan fans mereka.
Baca juga: Proses Naturalisasi Dua Pemain Belanda untuk Timnas Indonesia Menuju Sumpah Warga Negara
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: