Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 17:46 WIB

Strategi Pemain Muda Barcelona Tetap Bugar di Bulan Puasa

Author

Strategi Pemain Muda Barcelona Tetap Bugar di Bulan Puasa

Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, mengungkapkan cara untuk tetap fit selama bulan Ramadan. Dengan pengalaman di tahun sebelumnya, ia menekankan pentingnya hidrasi dan pola makan yang seimbang.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Bidik Kiper Baru Sebelum Bursa Transfer Tutup

Pemain berusia 18 tahun ini mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi tantangan berpuasa sambil tetap menjaga performa di lapangan. Ia tidak sendiri, pemain Muslim lain di timnya juga menjalani program nutrisi yang mendukung.

Kebugaran dan Nutrisi Selama Ramadan

Bulan Ramadan adalah waktu di mana umat Muslim berpuasa, termasuk para atlet profesional seperti Lamine Yamal. Untuk menjaga kebugaran, Barcelona telah membuat program yang mendukung pemainnya menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu kinerja mereka.

Yamal yang merupakan talenta muda Barcelona menekankan pentingnya kebugaran selama bulan suci ini. Ia merasa lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya dan mengapresiasi dukungan tim nutrisi yang mengatur menu makan untuk pemain Muslim.

Menu makan malam yang disusun oleh tim nutrisi dirancang untuk memastikan asupan gizi seimbang, sehingga pemain bisa berpuasa tanpa kehilangan kebugaran. Pemain lain seperti Ousmane Dembele dan Ansu Fati juga berpartisipasi dalam program ini.

Baca juga: Thom Haye Bergabung dengan Persib Bandung: Rekrutmen Strategis untuk Musim Depan

Perencanaan Hidrasi yang Efektif

Hidrasi merupakan hal krusial bagi atlet, apalagi selama bulan puasa. Lamine Yamal menegaskan pentingnya asupan cairan yang cukup sebelum pertandingan.

Ia menjelaskan rutinitasnya, "Saya bangun jam empat pagi, makan (sahur), pergi latihan, dan tidak melakukan hal lain. Saya minum elektrolit dalam bentuk pil guna mencegah rasa haus yang terasa sepanjang hari."

Dengan strategi ini, Yamal berharap dapat tetap fokus dan fit saat pertandingan, terutama menjelang laga melawan Levante di akhir pekan ini yang berlangsung pada sore hari.

Dampak Puasa Terhadap Performa Atlet

Puasa adalah tantangan sekaligus peluang bagi atlet seperti Lamine Yamal untuk mengukur kemampuan diri mereka. Dengan pengaturan pola makan dan hidrasi yang baik, ia optimis bisa memberikan performa maksimal.

Staf pelatih dan medis Barcelona terus memantau kondisi fisik para pemain selama Ramadan. Mereka berupaya meminimalisir dampak negatif puasa terhadap kebugaran fisik para pemain.

Yamal, salah satu talenta masa depan Barcelona, menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang matang, berpuasa tidak harus mengorbankan performa di lapangan.

Baca juga: Janice Tjen Raih Kemenangan Bersejarah di US Open 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU