Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 17:55 WIB

Kepelatihan Singkat Xabi Alonso di Real Madrid: Sebuah Mengapa dan Apa Selanjutnya?

Author

Kepelatihan Singkat Xabi Alonso di Real Madrid: Sebuah Mengapa dan Apa Selanjutnya?

Xabi Alonso, mantan pilar Real Madrid, hanya bisa bertahan selama delapan bulan sebagai pelatih sebelum akhirnya dipecat.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Carlo Ancelotti, pelatih sebelumnya, menyampaikan penilaian mengenai kurangnya waktu adaptasi yang diberikan kepada Alonso.

Jejak Karier Singkat Xabi Alonso di Madrid

Xabi Alonso diangkat sebagai pelatih Real Madrid pada Juni 2025 dan diakhiri pada Januari 2026. Selama kepelatihan, Alonso tercatat memimpin tim dalam 34 pertandingan dengan hasil 24 kemenangan, empat imbang, dan enam kekalahan.

Meskipun angka kemenangan yang cukup memuaskan, masa jabatannya di Madrid terbilang singkat, menyebabkan penasaran tentang faktor di balik keputusan pemecatannya.

Setelah delapan bulan di kursi panas, Alonso digantikan oleh Alvaro Arbeloa, yang menunjukkan bahwa manajemen klub menginginkan perubahan yang lebih cepat.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Tantangan dan Konflik di Ruang Ganti

Selama menjabat, Alonso harus berurusan dengan berbagai konflik internal, salah satunya hubungan sulit dengan Vinicius Jr. Pemain tersebut seringkali menunjukkan ketidakpuasan saat diganti, menambah ketegangan di ruangan ganti.

Kondisi ini tampaknya berkontribusi pada atmosfer yang tidak kondusif bagi tim, terutama menjelang pertandingan penting.

Kekalahan tim dalam Piala Super Spanyol dari Barcelona juga dianggap sebagai salah satu faktor yang mendorong klub untuk mengambil keputusan cepat terkait posisi Alonso.

Pandangan Ancelotti dan Rencana Masa Depan Alonso

Carlo Ancelotti, dalam penilaian terhadap Alonso, menekankan bahwa ketidakberhasilan yang dialami lebih kepada kurangnya waktu yang diberikan untuk mengadaptasi diri dengan struktur tim yang ada. 'Alonso banyak hadapi kesulitan di Madrid, terutama soal adaptasi. Itu merupakan komponen penting bagi seorang pelatih,' ujarnya.

Dengan masa depan yang tidak pasti, berseliweran rumor bahwa Alonso tertarik untuk melanjutkan kariernya di Premier League, dengan Liverpool dan Manchester City sebagai calon destinasi potensial.

Langkah ini bisa jadi menjadi peluang baru bagi Alonso untuk membuktikan kemampuannya di liga yang berbeda dan bersaing dengan pelatih-pelatih top lainnya.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat bagi Petinju untuk Dukungan Performanya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU