Jelang Piala Dunia 2026, isu keamanan di Meksiko semakin mengkhawatirkan seiring meluasnya kekerasan di beberapa wilayah.
Baca juga: Novak Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Taylor Fritz
Dalam waktu kurang dari empat bulan menuju perhelatan besar tersebut, tindakan kekerasan menjalar di hampir 20 lokasi, termasuk kota tuan rumah, Guadalajara.
Kekerasan yang Meluas
Kekerasan yang terjadi di Meksiko diketahui meningkat pasca kematian El Mencho, pimpinan kartel Jalisco New Generation (CJNG).
Reaksi spontan dari anggota kartel terkait telah menciptakan kerusuhan di beberapa kota, termasuk Guadalajara, di mana mobil-mobil dibakar dan suara tembakan terdengar.
Baca juga: Tips Mencegah Cedera Saat Berolahraga
Dampak pada Pertandingan Sepak Bola
Pertandingan domestik, seperti derby Liga MX antara Guadalajara dan Klub Amerika, harus ditunda akibat situasi yang tidak aman ini.
Liga MX dan turnamen divisi kedua lain juga terpengaruh dengan penutupan wilayah-wilayah yang dianggap berisiko tinggi.
Respon Pihak Berwenang
Pihak berwenang di Meksiko berjanji bahwa Piala Dunia tidak akan terancam, dengan langkah-langkah keamanan yang telah diterapkan, termasuk pengerahan tentara dan Garda Nasional.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi isu keamanan yang berkembang.
Baca juga: Zumba: Olahraga Seru atau Hiburan Belaka?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: