Rabu, 11 MARET 2026 • 17:25 WIB

Presiden FIFA Umumkan Iran Siap Tampil di Piala Dunia 2026

Author

Presiden FIFA Umumkan Iran Siap Tampil di Piala Dunia 2026

Gianni Infantino, Presiden FIFA, mengonfirmasi bahwa Donald Trump, Presiden AS, memberikan izin bagi Iran untuk ikut ambil bagian di Piala Dunia 2026.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas 2025

Keputusan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang masih membayangi hubungan antara AS dan Iran, menjelang turnamen yang tinggal menghitung hari.

Pertemuan Strategis antara Infantino dan Trump

Pada 11 Maret 2026, Gianni Infantino bertemu dengan Donald Trump untuk membahas persiapan Piala Dunia FIFA.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Infantino menyebutkan, 'Malam ini, saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk membahas status persiapan Piala Dunia FIFA mendatang, dan antusiasme yang semakin meningkat menjelang dimulainya turnamen dalam waktu 93 hari.'

Baca juga: Tips Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Tanda Tanya Partisipasi Iran dan Respons FIFA

Sebelum keputusan ini, ada keraguan terhadap kehadiran Iran di Piala Dunia 2026, terkait dengan ketegangan antara AS dan Israel.

Mehdi Taj, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, sebelumnya mengungkapkan kekhawatirannya, 'Dengan apa yang terjadi hari ini, serangan oleh Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia,' menyoroti ketidakpastian yang dirasakan saat itu.

Antusiasme Publik Terhadap Piala Dunia 2026

Meskipun ada situasi konflik, Infantino menjelaskan bahwa permintaan tiket menuju Piala Dunia 2026 telah mencatat rekor tinggi.

Dia mengungkapkan, 'Dalam empat minggu, kami telah menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket. Ini luar biasa,' mencerminkan minat yang besar dari masyarakat terhadap kejuaraan tersebut.

Baca juga: Olahraga Pagi: Cara Menyenangkan untuk Memulai Akhir Pekan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU