Indonesia Siap Hadapi Gugatan Federasi Senam Israel di CAS
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengonfirmasi kesiapan Indonesia menghadapi gugatan yang dilayangkan oleh Federasi Senam Israel ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Baca juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Eliano Reijnders untuk Super League 2025-2026
Gugatan tersebut terkait dengan keputusan pemerintah Indonesia yang mencabut visa bagi kontingen Israel yang seharusnya berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025.
Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa pencabutan visa tersebut sesuai dengan kebijakan pemerintah dan arahan Presiden. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
Ia menyatakan, "Kami sudah mengetahui bahwa ada rencana dari Federasi Senam Israel untuk menggugat ke CAS. Kami sedang mengantisipasi gugatan tersebut... kami akan hadapi gugatan dengan terhormat."
Pernyataan ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjunjung regulasi internasional sambil tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang diyakini.
Baca juga: Liverpool Amankan Kemenangan Dramatis atas Newcastle di Premier League
Kedatangan kontingen Israel untuk Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 mendapat penolakan kuat dari masyarakat dan elemen pemerintah.
Israel awalnya berencana mengirimkan 12 delegasi termasuk enam atlet, namun harus menghadapi kenyataan pencabutan visa yang telah dilakukan pemerintah.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi politik dan hubungan Indonesia dengan Israel, terutama mengenai konflik yang lebih luas dengan Palestina.
Ita Yuliati, Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), menyatakan bahwa posisi FGI sejalan dengan kebijakan pemerintah mengenai keikutsertaan atlet Israel.
Ia mengungkapkan, "Terkait regulasi, sistem, registrasi, dan keputusan terkait negara peserta, sepenuhnya menjadi kewenangan FIG," dalam konferensi pers bulan lalu.
FGI berperan sebagai Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) dan telah mengomunikasikan posisi Indonesia kepada Federasi Gimnastik Internasional (FIG) sejak pengangkatan sebagai tuan rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: