Olahraga malam banyak dilakukan untuk melepaskan stres setelah aktivitas seharian. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan tentang pengaruhnya terhadap kualitas tidur.
Baca juga: Dominik Szoboszlai Jadi Pahlawan Liverpool Lewat Tendangan Bebas Gemilang
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu dan jenis olahraga memiliki dampak signifikan pada pola tidur seseorang. Maka, penting untuk memahami hubungan ini agar tidak mengganggu istirahat malam.
Dampak Fisiologis Olahraga Terhadap Tidur
Saat berolahraga, tubuh mengalami perubahan fisiologis yang dapat memengaruhi kemampuan untuk tidur. Proses ini meliputi peningkatan detak jantung dan suhu tubuh, yang membutuhkan waktu untuk kembali normal.
Setelah berolahraga, tubuh harus menurunkan suhu dan detak jantung agar bisa bersiap untuk tidur. Olahraga yang dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur berpotensi mengganggu proses ini.
Akibatnya, individu mungkin mengalami kesulitan untuk tidur dengan nyenyak jika berolahraga terlalu larut.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Waktu dan Jenis Olahraga yang Berpengaruh
Jenis dan waktu olahraga sangat berpengaruh terhadap kualitas tidur. Aktivitas fisik yang intens seperti lari atau latihan beban cenderung lebih mengganggu tidur dibandingkan dengan latihan ringan seperti yoga atau stretching.
Olahraga ringan lebih membantu tubuh bersiap untuk tidur, sedangkan olahraga berat dapat menyebabkan stimulasi berlebihan pada sistem tubuh. Sebuah studi menunjukkan, orang yang berolahraga intensif dalam dua jam sebelum tidur mengalami penurunan kualitas tidur.
Penelitian ini menunjukkan pentingnya memilih jenis olahraga yang tepat agar tidak merugikan tidur.
Tips Agar Olahraga Malam Tidak Mengganggu Tidur
Mengetahui jadwal olahraga yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kualitas tidur. Disarankan untuk berolahraga malam setidaknya 2-3 jam sebelum tidur.
Selain itu, menjaga hidrasi dan menghindari makanan berat setelah berolahraga juga dapat membantu mencegah ketidaknyamanan yang dapat mengganggu tidur.
Rangkaian aktivitas relaksasi setelah berolahraga seperti meditasi atau membaca dapat membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan tubuh untuk tidur.
Baca juga: Real Madrid dan Manchester City Kembali Bertemu di Liga Champions
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: