Senin, 15 DESEMBER 2025 • 19:40 WIB

Footgolf: Soliditas Antara Sepak Bola dan Golf yang Makin Dikenal di Indonesia

Author

Footgolf: Soliditas Antara Sepak Bola dan Golf yang Makin Dikenal di Indonesia

Footgolf, olahraga kombinasi antara sepak bola dan golf, semakin menarik perhatian publik di Indonesia, termasuk kalangan selebritas. Federasi Footgolf Indonesia baru saja menggelar Turnamen Footgolf Indonesia Open 2025 di Sentul, Jawa Barat, untuk mengenalkan olahraga ini lebih luas.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia, Amrit Punjabi, menjelaskan tentang konsep dasar olahraga ini dan optimisme untuk menarik minat masyarakat. Turnamen ini diikuti oleh peserta lokal serta atlet dari Malaysia, menunjukkan perkembangan signifikan dalam dunia footgolf.

Apa Itu Footgolf?

Footgolf adalah olahraga yang menggabungkan sepak bola dan golf, dimainkan dengan cara menendang bola sepak ukuran 5 ke dalam lubang yang lebih besar. Aturan mainnya mirip dengan golf, termasuk perhitungan stroke dan aturan permainan di lapangan.

Peserta dalam turnamen berusaha menyelesaikan setiap lubang dengan jumlah tendangan paling sedikit. Olahraga ini memberikan alternatif menarik bagi penggemar sepak bola dan golf untuk menikmati kegiatan fisik yang menyenangkan.

Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Kalah dari Australia di Semifinal Piala AFF

Turnamen Footgolf Indonesia Open 2025

Turnamen ini berlangsung di Palm Hill, Sentul, pada 14 Desember 2025 sebagai upaya sosialisasi footgolf di Indonesia. Amrit Punjabi, selaku ketua panitia, menyatakan, 'Turnamen ini digelar untuk memberitahukan ke semua masyarakat bahwa ada olahraga ini.'

Partisipasi atlet dari Malaysia juga menambah daya tarik acara ini, menunjukkan bahwa footgolf sudah dikenal di tingkat internasional. 'Ya kami senang bisa bermain di sini,' ungkap atlet footgolf asal Malaysia, Yaqzan.

Masa Depan Footgolf di Indonesia

Amrit Punjabi menyoroti potensi besar yang dimiliki footgolf di Indonesia, meskipun hingga kini baru ada dua venue resmi. Ia berharap lebih banyak lapangan dapat dibuka, baik di Sentul maupun di kota lain.

'Harapannya tentunya dari sini kita akan banyak ngobrol juga sama Palm Hills untuk membuka lapangan lagi,' imbuh Amrit. Ini menunjukkan optimisme untuk pertumbuhan dan perkembangan footgolf di Indonesia.

Baca juga: Janice Tjen Raih Kemenangan Bersejarah di US Open 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU