Karbohidrat berperan sebagai sumber energi utama bagi tubuh manusia, dan kekurangan asupan dapat menyebabkan kelelahan lebih cepat dari biasanya.
Baca juga: Menjaga Kebugaran di Tengah Kesibukan Kerja
Pengurangan karbohidrat dalam diet berpotensi mengganggu kondisi fisik serta kinerja aktivitas sehari-hari.
Peran Karbohidrat dalam Metabolisme Energi
Karbohidrat merupakan salah satu dari tiga makronutrien utama, bersama dengan protein dan lemak. Mereka dicerna menjadi glukosa, yang berfungsi sebagai sumber bahan bakar utama bagi sel-sel tubuh.
Ketika asupan karbohidrat tercukupi, tubuh akan memecahnya menjadi glukosa yang digunakan untuk menghasilkan energi. Energi ini juga diperlukan untuk berbagai fungsi organisme, mulai dari proses berpikir hingga aktivitas fisik.
Jika asupan karbohidrat tidak mencukupi, tubuh akan beralih ke sumber energi alternatif, umumnya dengan membakar lemak. Proses ini sering memakan waktu lebih lama dan dapat mengakibatkan rasa lelah.
Baca juga: Kiper Emil Audero Puas Bawa Cremonese Menang atas AC Milan
Dampak Pada Kinerja Fisik dan Kognitif
Kurangnya karbohidrat dapat langsung berdampak pada penurunan kadar glukosa dalam darah. Kadar glukosa yang rendah berarti energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari juga berkurang.
Ketika otak mengalami kekurangan glukosa, fungsi kognitif seperti konsentrasi dan daya ingat akan terganggu. Hal ini menyebabkan individu merasa cepat lelah dan sulit fokus.
Pola makan rendah karbohidrat sering kali diiringi keluhan terhadap kelelahan berlebihan, meskipun tidur yang cukup. Ini menunjukkan bahwa tubuh tidak mendapatkan energi yang diperlukan.
Strategi Menjaga Asupan Karbohidrat yang Seimbang
Untuk menjaga kondisi energi yang optimal, penting untuk mempertahankan keseimbangan asupan karbohidrat. Sumber karbohidrat yang baik seperti nasi, roti, pasta, buah-buahan, dan sayuran perlu dimasukkan dalam diet.
Diet yang sangat ketat terkait karbohidrat tidak hanya dapat menyebabkan kelelahan, tetapi juga berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Tubuh memerlukan asupan yang cukup agar dapat berfungsi secara maksimal.
Ahli gizi merekomendasikan agar individu tidak menghilangkan karbohidrat secara drastis, melainkan memilih karbohidrat yang lebih sehat dan kompleks untuk mengoptimalkan manfaatnya.
Baca juga: Marc Marquez Mengincar Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: