PSSI Pastikan John Herdman Tetap Mendampingi Timnas Meski Hasil Kurang Memuaskan
PSSI menegaskan bahwa mereka tidak akan memecat pelatih timnas Indonesia, John Herdman, meskipun hasil yang diraih belum memenuhi harapan. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas manajemen setelah pengalaman buruk di masa lalu.
Baca juga: Janice Tjen Tersingkir di US Open 2025 Setelah Kekalahan dari Emma Raducanu
Langkah tersebut diambil pasca pertimbangan mendalam dari anggota Exco, yang berharap agar situasi ketidakpastian yang pernah terjadi tidak terulang kembali. Herdman akan tetap fokus pada masa kontraknya yang berakhir pada Desember 2027.
John Herdman, pelatih asal Kanada, telah resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia dengan kontrak iki tahun. Kontrak ini diperkirakan berakhir pada Desember 2027.
Penunjukan Herdman dilakukan setelah pertemuan dengan perwakilan PSSI di Inggris, di mana berbagai persyaratan telah disepakati. Ini menggambarkan kepercayaan PSSI terhadap kemampuan Herdman dalam memimpin timnas.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Umumkan Kehadiran Dua Pemain Baru: Thom Haye dan Federico Barba
Dalam rapat Exco PSSI, anggota Exco Arya Sinulingga menyatakan bahwa dukungan kepada Herdman akan konsisten. "Kemarin pas rapat Exco PSSI, kami sama-sama berkomitmen bahwa apapun yang terjadi, dia (pelatih) tetap bertahan dan menolak diganti," ujarnya.
Pendekatan ini diharapkan dapat menghindari ketidakpastian yang pernah melanda tim nasional di masa lalu, seperti saat pemecatan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Herdman akan segera menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk FIFA Series 2026, Piala AFF 2026, dan Piala Asia 2027. Ini merupakan tantangan besar bagi setiap pelatih yang ingin membangun tim kuat.
Arya juga mengungkapkan rencananya untuk mempertahankan Herdman dalam peran pelatih U-23, menekankan pentingnya kesinambungan dalam pelatihan. Terdapat juga rencana untuk membawa asisten pelatih dari luar negeri yang diharapkan dapat mendukung kinerja tim.
Baca juga: Juventus Mulai Musim Serie A dengan Kemenangan atas Parma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: